Jan 172009
 

Dengan berbekal pengalaman di berbagai kegiatan pramuka yang telah diikuti selama ini, dan didorong oleh keinginan besar untuk menjadi tuan rumah acara perkemahan penggalang dengan skala yang lebih besar, Darunnajah Cipining berinisiatif menyelenggarakan Lomba Pramuka Penggalang Gladi Tangkas Medan (LP2GTM) ke-4. Jangkauan kepesertaannya diperluas dengan mengundang lembaga-lembaga pendidikan sekitar dan pesantren-pesantren besar di pulau Jawa dan Madura.

Pramuka Darunnajah 2 Cipining sejak awal berdirinya pesantren ini telah mampu unjuk gigi dan menorehkan segudang prestasi tingkat nasional, bahkan juga internasional.

Dengan berbekal pengalaman di berbagai kegiatan pramuka yang telah diikuti selama ini, dan didorong oleh keinginan besar untuk menjadi tuan rumah acara perkemahan penggalang dengan skala yang lebih besar, Darunnajah Cipining berinisiatif menyelenggarakan Lomba Pramuka Penggalang Gladi Tangkas Medan (LP2GTM) ke-4. Jangkauan kepesertaannya diperluas dengan mengundang lembaga-lembaga pendidikan sekitar dan pesantren-pesantren besar di pulau Jawa dan Madura.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 16 sampai 19 April 2007 diselenggarakan di bumi perkemahan kampus 2 Darunnajah Cipining untuk putra, dan di kampus 1 untuk putri. Kontingen putra yang hadir di antaranya dari Darul Amanah Kendal Jawa Tengah, Al-Basyariyah Bandung, Al-Mizan Banten, Darul Mujahadah Tegal. Sedangkan kontingen putri di antaranya dari Pesantren Darunnajah III Al-Mansur Serang, Darul Mursyidah Banten dan Darussalam Bogor.

Kepanitiaan kegiatan ini melibatkan pengurus pramuka, pengurus organisasi santri dan dibantu dewan guru, dengan Ustadz Syaeful Hadi Scada S.Pd.I, MT sebagai ketua. Kegiatan ini menelan biaya kurang lebih Rp 20 juta. Dana berasal dari peserta lomba dan para donatur yang tidak mengikat. Kegiatan dibuka oleh Ka Kwarcab Bogor H. Asep Engkus Sutisna ST, MT, dan dihadiri oleh Kepala Kantor Depertemen Agama Kabupaten Bogor H. Drs. Zaenal Abidin M.Pd.I, muspika Cigudeg.

Lomba ini memperebutkan piala tetap Menteri Agama Republik Indonesia untuk juara umum, piala Gubenur Jawa Barat untuk juara favorit, piala Bupati Bogor untuk juara pertama, serta piala ketua DPRD Kabupaten Bogor untuk juara kedua dan piala Ka Kwarcab Bogor untuk juara ketiga. Para peserta sejak upacara pembukaan digelar sudah menunjukkan kebolehannya saat memasuki lapangan. Dengan kerapihan regu dalam berbaris dan variasi yel-yelnya saling saut-sautan menjadikan lapangan upacara nampak ramai dan bergemuruh.

Dewan Juri LP2GTM ke-4 ini berasal dari unsur Kwartir Cabang Bogor yang dipimpin Oleh Kak H. Brasya. Di antara lomba-lomba yang dipertandingkan adalah baris-berbaris dengan variasinya, majalah dinding, kreasi iptek, karnaval, MTQ dan sari tilawah, puisi berantai, pioneering, kebersihan tenda, mengganbar karikatur, mendayung, football challenge, cross country dan lain-lain.

Selain lomba-lomba yang menguji nyali dan ketangkasan, para peserta disuguhi pula kegiatan out bond, yaitu berkeliling daerah sekitar pesantren, objek wisata gua gudawang, danau pemancingan Darunnajah, persawahan yang luas dan indahnya alam hijau nan asri.

Pada hari Senin, 19 Maret 2007 rangkaian kegiatan disudahi dengan upacara penutupan. Bertindak sebagai pembina upacara pimpinan pesantren KH Jamhari Abdul Jalal, Lc. Keluar sebagai juara umum kontingen putra adalah regu Macan Kampus dari Darunnajah Cipining, dengan nilai tertinggi yaitu 6.900, disusul oleh Darul Qolam Banten dengan nalai 4340 sebagai juara 1. Berada pada urutan kedua adalah kontingen Pesantren La-tansa, sedangkan Pesantren Darunnajah III Al-Mansur barada pada posisi ketiga.

Sementara itu, kontingen putri yang berhasil menjadi juara 1 adalah regu Mawar Kampus juga dari Darunnajah II Cipining, dengan skor 7840, diikuti di posisi kedua oleh Pesantren Al-Mizan dengan nilai 6315. Meraih nilai 6140, pesantren Darussalam Bogor berada pada posisi ketiga.Dalam event ini sebagai juara Favorit terpilih kontingen dari Jawa Tengah, yaitu Pesantren Darul Amanah.

Harapan besar dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah semakin eratnya jalinan silaturahmi sesama pesantren. Dan bagi Darunnajah Cipining sendiri untuk kedepannya agar lebih mampu dan siap menyelenggarakan event yang lebih besar.