Arjuna dan Srikandi Masuk Pesantren
Lambat laun olahraga panahan dimasukkan pada kurikulum pesantren, dan pada POSPPESNAS V nanti diharapkan sudah bisa dilombakan, ujar Bapak H. Udi Harsowo saat membawakan tema olahraga panahan, Jum’at 28-08-09, pukul 14.00 WIB dalam acara sosialisasi POSPENAS V, Darul Muttaqien Bogor.
Ini dimungkinkan dan sangat bisa, mengingat keahlian memanah termasuk salah satu kecakapan anjuran Rasulullah s.a.w. untuk dipelajari, selain dari berkuda dan berenang.
Beliau memaparkan, bahwa panahan merupakan warisan budaya bukan saja moyang kita, bahkan dunia. Antara tujuh ribu sampai sepuluh ribu tahun lalu, saat manusia belum mengenal persenjataan pertahanan diri panahan dikembangkan. Berkembang kemudian untuk mencari mata pencarian, menangkap ikan, burung, serta binatang-binatang lain. Bukan sekedar itu, panah juga sebagai senjata efektif untuk menaklukan lawan-lawan dalam peperangan baik perebutan wilayah atau pertahanan.
Pada abad dua puluhan, mulailah panahan dijadikan sebagai olahraga ketangkasan dan diperlombakan. Hingga kini pengembannya terus
dilakukan, sampai kepada titik tingkat keakuratannya.
Masih menurut informasi beliau, sebanyak 140 negara tercatat sebagai anggota perlombaan cabang Olympic.
Adapun busur yang akan dipakai pada perlombaan POSPENAS V nanti memakai jenis bambu ronde Nasional, yang sudah disyahkan standarisasinya sebagai alat perlombaan. Sementara jarak tempuhnya 30 m, diameter bidikan 80 cm, dengan nilai dari sepuluh poin (nilai terbaik) sampai enam poin (nilai terendah).
Untuk memasyarakatkan olahraga panahan, ke depannya Perpani bekerjasama dengan Bakorwil-Bakorwil atau pemerintahan daerah dan kabupaten yang membidangi olahraga akan mencanangkan program pelatihan bagi pesantren-pesantren secara berkala, sehingga panahan di kalangan santri tidak dianggap barang usang dan aneh.
Sebagai penutup, beliau beserta dua teman memeragakan sekilas teknik penggunaan panah. Bagaimana cara sikap berdiri, pandangan mata, posisi siku dan cara membidik yang tepat.
Biar terik matahari kian menyengat, tak henti-hentinya menerangkan dengan semangat empat lima, sesekali memberikan jawaban-jawaban dari para penanya dibumbui kelakar-kelakar jenakanya untuk meriuhkan suasana agar tetap semangat mengikuti latihan di siang bolong.
Akhirnya, waktu menunjukkan pukul 15.30, peserta menuju ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat ashar berjama’ah. Seusai sholat, bergegas kembali ke auditorium pertemuan guna penutupan acara oleh panitia.[Mr. Song]
Saya dengar Pesantren Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa. Saya sangat tertarik. Bisa dijelaskan?
Ya anda benar! Program beasiswa di Pesantren Darunnajah Cipining bisa didapatkan melalui banyak pintu. Setiap santri berhak mengambil beasiswa tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan banyaknya pintu tersebut, diharapkan para santri mendapatkan berbagai kemudahan sehingga bisa mendapatkan beasiwa melalui salah satu pintu yang ada.
Beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh Pesantren Darunnajah Cipining adalah:
1. Beasiswa penuh sampai lulus. GRATIS Belajar Tanpa Biaya! Untuk siapa saja baik yang mampu atau yang kurang mampu ekonominya. Tidak ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa ini. Hanya bermodalkan kesiapan untuk menghafal Al-Quran selama belajar di Pesantren, informasi selengkapnya bisa dibaca disini
2. Beasiswa penuh Ashabun Najah: beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi yang memiliki prestasi dan semangat yang tinggi dalam belajar. Siswa-siswi yang mendapatkan beasiswa ini akan mendapatkan pembinaan khusus, terutama learning by doing karena misi yang diembannya adalah menjadi kader pesantren yang berkompetensi, berdedikasi dan berprestasi. Bagi yang ingin mendapatkan beasiswa melalui pintu ini dapat menghubungi kepala Biro Pengkaderan, Ustadz Isa Abdillah, S.E. dengan nomor kontak 085813316131
3. Beasiswa Akademik: diberikan kepada santri yang meraih nilai dengan katagori mumtaz (istimewa) yaitu mulai dari 8,6 keatas. Beasiswa ini diberikan di setiap jenjang pendidikan yang ada di Darunnajah Cipining pada program TMI yaitu MTs dan MA berasrama.
4. Beasiswa bagi santri yang mendaftarkan keluarganya belajar di Darunnajah Cipining diberikan potongan biaya uang bulanan.
Berapa besar beasiswa di pesantren Darunnajah Cipining?
1. Santri baru: Uang pangkal Rp 2.800.000 + Uang bulanan Rp 400.000
2. Tahun berikutnya sampai tamat diberikan dana biaya sekolah, biaya makan, biaya asrama, dan kegiatan.
3. Setelah lulus mendapatkan beasiswa untuk kuliah sampai sarjana.
Bagus sekali, saya ingin mendaftar untuk beasiswa. Bagaimana caranya?
Silahkan telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini
Saya ingin mendaftar untuk yang non beasiswa. Bagaimana caranya?
Caranya mudah sekali. Kami telah membuat petunjuknya dengan lengkap dan jelas. Termasuk rincian fasilitas, biaya dan lain-lain. Untuk melihatnya silahkan klik disini. Anda juga bisa telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini
Saya ingin tahu lebih banyak lagi tentang pesantren ini. Bagaimana caranya?
Di website ini telah kami sediakan beragam informasi tentang Pesantren kami. Anda bisa mempelajarinya dengan senang hati. Kami juga melayani pertanyaan anda lewat telepon / sms. Silahkan hubungi nomor telepon yang tercantum di bagian kiri atas website ini. Adapun rangkuman informasi lengkap bisa anda lihat di brosur kami. Untuk melihat brosur silahkan klik disini








