Jan 092011
 

Pesantren Darunnajah Cipining memberikan kesempatan kepada siapapun yang ingin belajar di Pesantren ini dengan memberikan Beasiswa Penuh.  Bermodalkan kesiapan untuk menghafal 30 Juz Al-Quran selama belajar di Pesantren, anda dapat mendaftarkan putra-putri anda sekarang juga.

Apakah ada ikatan? Apakah ada kewajiban lain saat santri tamat dari pesantren?

Jawabnya: Tidak ada. Setelah santri tersebut menyelesaikan studinya, ia dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi mana saja, atau langsung bekerja, atau pun kembali ke kampung halaman untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat. Selanjutnya tinggal mengamalkan Ilmu atau menambahkannya lagi.

Adapun ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi adalah sebagai Berikut:

  1. Lulus ujian menghafal Al-Quran yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut sebanyak 3 halaman; hari pertama menghafal satu halaman, hari kedua menghafal halaman kedua dan hari ketiga menghafal halaman ketiga ditambah dua halaman sebelumnya.
  2. Ujian menghafal Al-Quran diadakan sebelum tahun ajaran baru secara serentak, peserta menginap di Pesantren dan hanya boleh didampingi oleh satu orang dari pihak keluarga.
  3. Setelah dinyatakan lulus, santri mengisi surat pernyataan kesiapan untuk menghafal Al-Quran 30 juz selama masa belajar.
  4. Jika Program yang diambil adalah 6 tahun, maka satu semester harus menghafal 3 Juz.
  5. Siap belajar di TMI Pesantren Darunnajah Cipining sampai tamat
  6. Siap mentaati aturan-aturan yang berlaku di Pesantren
  7. Siap mencapai target hafalan yang ditetapkan setiap semester
  8. Siap melengkapi dan menyempurnakan hafalan yang ditargetkan dalam semester tersebut, sebelum naik ke kelas yang lebih tinggi
  9. Jika target tidak tercapai, kenaikan kelas ditunda sampai tahun depan, untuk fokus menghafal mengejar ketertinggalan.
  10. Siap untuk tidak menerima raport, ijazah dan surat-surat penting lainnya bila keluar sebelum selesai target 30 Juz

Kesempatan ini juga bisa dinikmati oleh Calon Santri yang sudah hafal beberapa Juz dari Al-Qur’an, dengan ketentuan siap melanjutkan hafalannya hingga selesai. Demikian juga bagi yang sudah hafal 30 Juz, bisa langsung belajar bersama santri-satri lainnya.

Bagaimana jika ditengah jalan santri tersebut tidak sanggup melanjutkan hafalannya dan ingin pindah ke program TMI/MTs/SMP/MA/SMK yang tidak harus menghafal Al-Quran?

Tentu saja bisa! Santri tersebut bisa melanjutkan studinya di salah satu jenjang tersebut diatas, sSeperti Santri lainnya, ia membayar uang pangkal dan bulanan yang berlaku pada saat pindah ke kelas baru.

Bagi calon pendaftar silahkan datang langsung ke Pesantren dan menghubungi Kepala Asrama Tahfidz (Ust Asmari) dan Kepala Biro Pengkaderan (Ust Isa Abdillah).