Selesainya ujian 2 hari yang terhitung dari rabu hingga kamis malam, tentu membawa kelegaan bagi santri maupun tutor di Englsih Learning Camp, mereka hanya menyisakan 1 hari saja tanpa kegiatan. Usul punya usul, spontan di pagi yang hampir siang itu mereka sepakat untuk menggelar acara penutupan kegiatan satu bulan ini dengan “Closing Meeting Night” ba’da tarawih.

Di bawah komando Ustj. Ela Hulaso, S.Sos, panitia dadakanpun segera dibentuk mengingat waktu yang tinggal beberapa jam saja ke acara, tanpa bicara panjang, sebuah konsep acara outdoor sederhana tapi meriah ceria dirancang, santri putri sepakat untuk mengambil bagian tilawah, nasyid, tari sarung, dan puisi. Sedangkan santri putra sepakat untuk menampilkan drama komedi, nasyid, puisi acoustic dan rapp acoustic.

Tanpa bertele-tele, peserta segera bubar ke camp masing-masing untuk take vocal, latihan dan pematangan penampilan agar hasilnya tidak memalukan. Akhirnya, ba’da tarawih, semua bergegas dengan kesibukan tugas masing-masing, sehingga tepat pada pukul 20.30, paviliun dan halaman camp sudah berubah menjadi panggung gembira tempat beradu aksi bakat dan mental mereka.

Wal hasil, audien yang hadir di malam tersebut tertawa, terhibur dan tergelak oleh tingkah-tingkah kocak santri Darunnajah 2 Cipining Bogor, yang sudah tidak terbantahkan lagi kalau soal aksi gaya dan percaya diri di atas panggung. “biar dadakan tapi seruuu” serang beberapa santri yang seolah puas dengan usaha maksimalnya yang serba dadakan.

Diakhir-akhir acara, diberikan juga sertifikat secara simbolis oleh tutor yang diwakili oleh Baharuddin Yusuf  dan Anna Septiana sebagai perwakilan peserta learning dengan hasil excellent. Dan tidak ketinggalan juga tutor meminta foto bersama untuk mengabadikan kebersamaan sebulan di camp tersebut. Dan di pukul 22.15 WIB acara closing meeting night sudah ditutup. (WARDAN/Elana TodoMore)