JELAJAH ALAM KUATKAN MENTAL SANTRI BARU (PART 2)
Masih merupakan rangkaian Masa Orientasi Pesantren (MOP), khususnya bagi santri asrama, maka pada sore harinya tepatnya ba’da Maghrib, para santri mendapatkan pengarahan tentang 6 syarat menggapai sukses dalam belajar. Nasehat bersumber dari Mahfudzat yang sudah sangat familiar di kalangan santri tersebut, disampaikan oleh Ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I di Masjid Jami’ Darunnajah. Keenam syarat dimaksud adalah Dzakaaun (kecerdasan), hirshun (rasa keingintahuan yang tinggi), ijtihaadun (kesungguhan), dirhamun (uang/biaya), shuhbatu ustaadzin (dekat, akrab dan taat kepada guru) serta thuulu zamaanin (waktu yang lama). Di akhir pertemuan, para santri diajak menghafal bersama do’a memohon tempat tinggal yang berkah, sehingga bisa belajar di pesantren dengan baik. Rabbi anzilni munzalan mubarakan wa anta khairul munzilin.
Setelah sholat Isya berjama’ah dan makan malam, para santri baru tersebut segera berkumpul di auditorium Darunnajah. Mereka menyaksikan VCD profile Darunnajah dan beberapa film documenter islam, dan diselingi dengan film humor. Tampak suasana senang dan bahagia pada malam itu. Sesekali mereka tertawa ketika menyaksikan adegan-adegan yang lucu. “Alhamdulillah, mereka sangat antusias menyaksikan tayangan film tersebut!” tutur ust. Nurokhim Al Hafidz yang bertugas sebagai operator.
Pada Selasa pagi, 21 Juli 2009, dengan aksesoris aneka topi kertas, tas dari plastik dan tanda pengenal yang mereka buat sendiri, para santri kembali apel pagi di lapangan Basket. Seusai pengabsenan oleh panitia, mereka diajak untuk menerikkan yel-yel penyemangat. Dan setelah penjelasan tata-tertib jelajah alam, dipimpin oleh ust. Sholehuddin Hidayat, satu-persatu mereka berjalan mengelilingi asrama santri cilik, asrama tahfidz Al Qur’an dan asrama santriwati. Di sini ust. Asnawi Sihabuddin bertugas menerangkan setiap gedung yang mereka lalui.

Setelah berkeliling asrama, mereka diajak menikmati indahnya hamparan sawah di sekitar pesantren dan menelusuri jalan setapak di kampung Cipining. Setelah melewati kampus 3 (lokasi SMP Darunnajah) mereka segera menuju lapangan Sepakbola dan danau Darunnajah yang berdekatan dengan kampus 2 (lokasi MI, MTs, MA dan SMK Darunnajah).
Seusai melepas lelah dan relaksasi sekitar 10 menit, para santri tersebut dilatih untuk memiliki team work yang handal dalam aneka game. Game pertama adalah Perang dan Pertahanan, mereka dibagi sesuai rombongan belajar yang terdiri dari; kelas 1 Mts asrama pa&pi, kelas 1 Mts non asrama pa&pi, kelas 1 SMP non asrama pa&pi, kelas Intensif dan IV TMI Asrama pa&pi, kelas 1 MA non asrama pa&pi serta kelas 1 SMK non asrama pa&pi. Setiap kelompok berbaris berbanjar empat. Sesuai arahan dari panitia dalam game tesrsebut, dengan teriakan respect, ready, shoot setiap kelompok yang ditembak harus segera berdiri dan berganti menembak kelompok lainnya. Jika ada kelompok yang lambat atau tidak kompak dalam merespon tembakan, maka mereka dinyatakan gugur. Demikian seterusnya hingga didapatkan kelompok yang dapat bertahan karena kekompakan dan ketanggapannya.
Permainan kedua adalah menyusun kalimat dari huruf-huruf yang telah dibagikan kepada seluruh peserta. Masing-masing anak hanya memiliki satu huruf yang berbeda dari temannya. Ketika mereka harus menyusun kata DARUNNAJAH CIPINING, secara otomatis mereka harus saling membantu dalam menyusun kata tersebut. Secara alamiah, mereka belajar untuk saling take and give. Bola bambu merupakan permainan ketiga yang menuntut kerja-sama dan sama-kerja yang cukup inten. Setiap kelompok diberikan satu bola plastik dan harus dibawa secara estafet melalui potongan-potongan Bambu yang dipegang oleh setiap peserta. Permainan ini dimainkan oleh 8 orang per kelompok.
Setelah aneka game dilakukan, mereka dikumpulkan di kebun Mangium di samping utara danau darunnajah. Dengan keindahan panorama tersebut, acara door prize yang disponsori WARDAN menjadikan suasana tampak ramai. Selanjutnya, panitia memberikan intruksi kepada setiap peserta yang melanggar disiplin MOP untuk maju dan mendapatkan peringatan serta disuruh membaca istighfar.
Dan dengan trik Nabi Yusuf ketika menjebak adiknya, Bunyamin, panitia mendapatkan kesempatan untuk menguatkan mental para santri baru tersebut. Mereka harus mulai berlatih berdisiplin dan tidak perlu takut dan gentar dengan hukuman seberat apapun, kalau memang tidak melakukan kesalahan. Dalam sesi ini, beberapa santri yang sedang berulang tahun mendapatkan hadiah dari panitia. Peserta teraktif dan yang memiliki aksesoris terunik juga mendapatkan hadiah. Kegiatan orientasi tersebut diakhiri dengan ‘operasi semut’ sampah-sampah dan mushofah (berjabat-tangan). Diharapkan mereka segera merasa at home di lingkungan pesantren Darunnajah Cipining. (Mr. MIM).
Saya dengar Pesantren Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa. Saya sangat tertarik. Bisa dijelaskan?
Ya anda benar! Program beasiswa di Pesantren Darunnajah Cipining bisa didapatkan melalui banyak pintu. Setiap santri berhak mengambil beasiswa tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan banyaknya pintu tersebut, diharapkan para santri mendapatkan berbagai kemudahan sehingga bisa mendapatkan beasiwa melalui salah satu pintu yang ada.
Beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh Pesantren Darunnajah Cipining adalah:
1. Beasiswa penuh sampai lulus. GRATIS Belajar Tanpa Biaya! Untuk siapa saja baik yang mampu atau yang kurang mampu ekonominya. Tidak ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa ini. Hanya bermodalkan kesiapan untuk menghafal Al-Quran selama belajar di Pesantren, informasi selengkapnya bisa dibaca disini
2. Beasiswa penuh Ashabun Najah: beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi yang memiliki prestasi dan semangat yang tinggi dalam belajar. Siswa-siswi yang mendapatkan beasiswa ini akan mendapatkan pembinaan khusus, terutama learning by doing karena misi yang diembannya adalah menjadi kader pesantren yang berkompetensi, berdedikasi dan berprestasi. Bagi yang ingin mendapatkan beasiswa melalui pintu ini dapat menghubungi kepala Biro Pengkaderan, Ustadz Isa Abdillah, S.E. dengan nomor kontak 085813316131
3. Beasiswa Akademik: diberikan kepada santri yang meraih nilai dengan katagori mumtaz (istimewa) yaitu mulai dari 8,6 keatas. Beasiswa ini diberikan di setiap jenjang pendidikan yang ada di Darunnajah Cipining pada program TMI yaitu MTs dan MA berasrama.
4. Beasiswa bagi santri yang mendaftarkan keluarganya belajar di Darunnajah Cipining diberikan potongan biaya uang bulanan.
Berapa besar beasiswa di pesantren Darunnajah Cipining?
1. Santri baru: Uang pangkal Rp 2.800.000 + Uang bulanan Rp 400.000
2. Tahun berikutnya sampai tamat diberikan dana biaya sekolah, biaya makan, biaya asrama, dan kegiatan.
3. Setelah lulus mendapatkan beasiswa untuk kuliah sampai sarjana.
Bagus sekali, saya ingin mendaftar untuk beasiswa. Bagaimana caranya?
Silahkan telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini
Saya ingin mendaftar untuk yang non beasiswa. Bagaimana caranya?
Caranya mudah sekali. Kami telah membuat petunjuknya dengan lengkap dan jelas. Termasuk rincian fasilitas, biaya dan lain-lain. Untuk melihatnya silahkan klik disini. Anda juga bisa telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini
Saya ingin tahu lebih banyak lagi tentang pesantren ini. Bagaimana caranya?
Di website ini telah kami sediakan beragam informasi tentang Pesantren kami. Anda bisa mempelajarinya dengan senang hati. Kami juga melayani pertanyaan anda lewat telepon / sms. Silahkan hubungi nomor telepon yang tercantum di bagian kiri atas website ini. Adapun rangkuman informasi lengkap bisa anda lihat di brosur kami. Untuk melihat brosur silahkan klik disini







