Memetik Ketaatan Ibrahim di Hari Idul Qurban
Senin (8/12/2008), Masjid Darunnajah dipenuhi jamaah sholat Idul Qurban 1429 H, baik yang berasal dari keluarga pesantren maupun warga sekitar. Mengawali kegiatan sholat Ied kali ini, ketua panitia, ustadz Imam Ghozali mengambil kesempatan pertama untuk mengumumkan perolehan hewan qurban dan penjelasan prosesi pelaksanaannya. Adapun perolehannya sampai pelaksanaan sholat tersebut adalah 32 ekor kambing.
Menjelang sholat Ied, pimpinan pesantren sempat menjelaskan sunnah-sunnah yang dianjurkan terkait dengan keutamaan sholat Ied dan pelaksanaan sholatnya. Hal ini dilakukan karena Bapak Kyai ingin mengajak para jamaah untuk melaksanakan sholat Ied ini dengan baik dan khusu’. Sambil sedikit menginformasikan kegiatan para tamu Allah yang sedang berhaji di tanah Haram pada hari itu, beliau mengingatkan sholat Ied berbeda dengan sholat Jumat, karena diawali dengan sholat dua rakaat dengan 7 takbir di rakaat pertama dan 5 takbir di rakaat kedua serta dilanjutkan dengan khutbah Idul Adha.
Sementara itu, Ustadz Fathul Mu’min, S.Pd.I yang bertindak sebagai khotib, juga mengajak kepada jamaah untuk bersyukur atas segala apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Dengan mengutip surat An-Nahl 120-123, Maryam 42-45 dan surat-surat terkait, Khotib menekankan perlunya generasi muslim mencontoh tauladan Ibrahim yang banyak berkorban untuk Allah SWT. Bahkan sekalipun mengorbankan anak yang disayanginya, Ismail dengan disembelih sebagai bentuk ketaaatan kepada Allah, Ibrahim bersedia. Namun, ujian keimanan tersebut dinyatakan lulus dengan digantinya Ismail dengan seekor domba.
Usai khutbah, pimpinan pesantren berjabat tangan kepada seluruh jamaah dengan tetap menggemakan takbir kepada Allah. Dalam kesempatan ini, panitia korban menghimbau agar jamaah turut menyaksikan proses penyembelihan hewan qurban yang dilaksanakan di dalam pesantren.
Di hari pertama ini, panitia menyembelih ketiga dua ekor kambing tersebut kemudian dibagikan kepada mustahiqnya yang tersebar di sekitar pesantren Darunnajah Cipining. “Kita akan bagikan kepada setiap RT dari data yang kita dapat dari para ketua RT. InsyaAllah pembagian daging ini juga akan rapi karena para mustahiq terdata dan telah dibagi kuponnya” ungkap Ustadz Muhlisin sebagai koordinatornya.
Di lokasi yang berbeda, juga tampak kegiatan santri putri yang tengah asyik mengolah daging dengan berbagai aneka sajian. Kegiatan ini dilakukan mengingat satu program pengasuhan putri yang berupa nisaiah (keputrian). Tendensi program ini agar santri putri cakap dalam mengolah masakan dan siap menjadi ibu rumah tangga yang baik. Di akhir acara, penilaian dari pembimbing menjadi hal yang paling dinanti untuk kemudian mengumumkan kelompok terbaik. Adapun kamar terbaik dalam masakan kali ini adalah…..
“Alhamdulillah, program dapat berjalan dengan baik. Diawali dengan 2 hari sebelum hari H dengan puasa Tarwiyah dan Arofah, program rutinitas tahunan ini menjadi lancar” ungkap ustadz Imam yang dihari kedua masih sibuk karena mendapat 5 tambahan hewan qurban lagi.
Saya dengar Pesantren Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa. Saya sangat tertarik. Bisa dijelaskan?
Ya anda benar! Program beasiswa di Pesantren Darunnajah Cipining bisa didapatkan melalui banyak pintu. Setiap santri berhak mengambil beasiswa tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan banyaknya pintu tersebut, diharapkan para santri mendapatkan berbagai kemudahan sehingga bisa mendapatkan beasiwa melalui salah satu pintu yang ada.
Beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh Pesantren Darunnajah Cipining adalah:
1. Beasiswa penuh sampai lulus. GRATIS Belajar Tanpa Biaya! Untuk siapa saja baik yang mampu atau yang kurang mampu ekonominya. Tidak ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa ini. Hanya bermodalkan kesiapan untuk menghafal Al-Quran selama belajar di Pesantren, informasi selengkapnya bisa dibaca disini
2. Beasiswa penuh Ashabun Najah: beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi yang memiliki prestasi dan semangat yang tinggi dalam belajar. Siswa-siswi yang mendapatkan beasiswa ini akan mendapatkan pembinaan khusus, terutama learning by doing karena misi yang diembannya adalah menjadi kader pesantren yang berkompetensi, berdedikasi dan berprestasi. Bagi yang ingin mendapatkan beasiswa melalui pintu ini dapat menghubungi kepala Biro Pengkaderan, Ustadz Isa Abdillah, S.E. dengan nomor kontak 085813316131
3. Beasiswa Akademik: diberikan kepada santri yang meraih nilai dengan katagori mumtaz (istimewa) yaitu mulai dari 8,6 keatas. Beasiswa ini diberikan di setiap jenjang pendidikan yang ada di Darunnajah Cipining pada program TMI yaitu MTs dan MA berasrama.
4. Beasiswa bagi santri yang mendaftarkan keluarganya belajar di Darunnajah Cipining diberikan potongan biaya uang bulanan.
Berapa besar beasiswa di pesantren Darunnajah Cipining?
1. Santri baru: Uang pangkal Rp 2.800.000 + Uang bulanan Rp 400.000
2. Tahun berikutnya sampai tamat diberikan dana biaya sekolah, biaya makan, biaya asrama, dan kegiatan.
3. Setelah lulus mendapatkan beasiswa untuk kuliah sampai sarjana.
Bagus sekali, saya ingin mendaftar untuk beasiswa. Bagaimana caranya?
Silahkan telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini
Saya ingin mendaftar untuk yang non beasiswa. Bagaimana caranya?
Caranya mudah sekali. Kami telah membuat petunjuknya dengan lengkap dan jelas. Termasuk rincian fasilitas, biaya dan lain-lain. Untuk melihatnya silahkan klik disini. Anda juga bisa telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini
Saya ingin tahu lebih banyak lagi tentang pesantren ini. Bagaimana caranya?
Di website ini telah kami sediakan beragam informasi tentang Pesantren kami. Anda bisa mempelajarinya dengan senang hati. Kami juga melayani pertanyaan anda lewat telepon / sms. Silahkan hubungi nomor telepon yang tercantum di bagian kiri atas website ini. Adapun rangkuman informasi lengkap bisa anda lihat di brosur kami. Untuk melihat brosur silahkan klik disini








Baju adat
Bravo…Acr yg dikemas scr menarik,tapi apakah semua panitia jg memakai bj adat?Lalu bgmn setting dekorasi panggung?Kirim fotonya dunk..Makasih