Silahkan Telepon / SMS
Panitia Murid Baru:
- 0856 7624 377
- 0857 1412 8744

Pendidikan:
- 0815 929 7063
- 0852 1842 6324

Sekretaris:
- 0857 1487 3135
- 0856 6445 6310

Keuangan:
- 0858 8550 1228
- 0813 1120 6287
Video Profil
Lihat Video Profil
Alumni
New Comments
  • pondokpesantren: Pakaian santri sehari-hari bisa dilihat di http://darun...
  • pondokpesantren: wa alaikumussalam ya fahrullah, kami juga kangen sama antum :)
  • "secret": ass….tad saya pgen liat foto yg gambarna pakaian santri sehari2x ada...
  • fahrrullah al-aidid: assalamualaikum pa ustad smuanya… aduuuh saya jadi kangen...
  • pondokpesantren: Terima kasih Bapak Ridhwan, sungguh cita-cita yang mulia. Insya Allah...
Anda Adalah Pengunjung Ke

- Sejak 13 Juni 2007 -

Pendaftaran Get Adobe Flash player

Profil Alumni Darunnajah Cipining Di Mesir

Menengok alumni Darunnajah Cipining yang sedang menempuh pendidikan di Luar Negeri, mungkin belum bisa dibandingkan sebagai suri tauladan atau contoh yang sepadan dengan para ulama. Namun, semoga sekilas perjalan hidup mereka bisa memberikan inspirasi kebaikan bagi kita.

Maha suci Allah yang mengutus Nabi Muhammad sebagai rahmatan lil`alamin, karena akhlaq beliau yang langsung mendapat didikan dari Allah. Semoga akhlaq beliau bisa kita teladani dan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Menengok alumni pesantren Darunnajah Cipining yang sedang menempuh pendidikan di Mesir, mungkin belum bisa dibandingkan sebagai suri tauladan atau contoh yang sepadan dengan para ulama. Namun, semoga sekilas perjalan hidup mereka bisa memberikan inspirasi kebaikan bagi kita.

Nur Akhyari, Ustadz dengan Multitalenta

Mungkin jika anda bertanya kepada mahasiswa Indonesia di Mesir yang berjumlah lebih kurang 4500 orang, anda tidak akan susah menemukan jejak satu orang ini. Dialah alumnus TMI Darunnajah Cipining angkatan 2002 yang menjadi Ikon kejayaan Masisir (mahasiswa Indonesia di Mesir), terutama di bidang dakwah dengan seni Nasyid. Merdunya lantutan azdan dan tilawahnya seindah suaranya saat menyanyikan lagu Nasyid. Tak heran kalau lajang kelahiran 1982 ini bisa membuat tim Nasyid Da`i Nada terkenal seantero Timur Tengah.

Kecerdasan dan kecemerlangannya dalam studi sejak di pesantren, membuat pria berkulit putih ini lolos tes beasiswa Depag tahun 2003. Namun karena masalah teknis di Mesir pada tahun itu, dia bersama 100 orang rombongan angkatan 2003 harus menunggu beberapa bulan, hingga bulan Februari 2004.

Karena keterlambatannya itu, ia harus mengulang satu tahun untuk bisa naik ke tingkat dua (Al-Azhar tidak mengenal sistem Her atau izin ghaib tidak ujian). Namun dengan keadilan Allah, ia diberikan kemudahan oleh Allah untuk menembus “tembok Al-Azhar” yang terkenal begitu kokoh. Dari tingkat satu hingga sekarang ia selalu mendapat nilai Jayyid (Baik).

Disamping prestasi akademis, Noor terkenal dengan kepiawaiannya dalam berbahasa. Ia dengan mudah menguasai bahasa Arab, Inggris dan Perancis. Dengan modal bahasa tersebut, pada tahun 2005 ia sudah memiliki relasi dari berbagai negara, baik Eropa maupun Afrika (mayoritas negara Afrika berbahasa Perancis). Sehingga pada tahun itu ia sudah biasa keluar masuk studio TV untuk mengikuti shooting acara dakwah, baik live maupun siaran tunda. Beberapa mahasiswapun diajaknya bergabung –termasuk penulis.

Pada masa bhakti 2005-2006 kepengurusan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Mesir, ia diberi amanat sebagai salah satu menteri dari tiga menteri yang ada dalam Kabinet PPMI masa itu, Menteri Koordinator III, yang membidangi Seni dan Olahraga. Hal ini memberikan kemudahan baginya untuk mengaktualisasikan diri.

Tahun 2006 tampaknya menjadi tahun cemerlang bagi pria asal Semarang ini. Dimulai dari sering tampilnya tim nasyid Da`i Nada pimpinannya di acara mahasiswa baik regional maupun internasional, hingga mengisi acara di beberapa kedutaan. Da`i Nada kemudian dipertemukan oleh Allah dengan produser Mesir yang memiliki studio musik dan sudah terkenal dalam menerbitkan bintang penyanyi. Dan sejak itulah Da`i Nada mulai merilis album berjudul “Maly Rabbun Siwaah” (Tak kumiliki tuhan selain-Nya (Allah)). Hingga saat ini, penjualan kaset dan CD album tersebut mengalami peningkatan. Klip lagu utamanya sering ditayangkan oleh beberapa stasiun Radio dan TV Parabola di berbagai negara. Album ini terbit dalam bahasa Arab dan tertulis dalam cover kasetnya kata Noor sebagai panggilan Nur Akhyari.

Semoga apa yang Allah anugerahkan kepada alumnus Darunnajah Cipining ini bisa menjadikan sarana bersyukur atas nikmat Allah dan menjadi motivasi bagi alumni yang lain untuk berkarya lebih baik dan tidak putus asa.

Ahmad Khoiry, ingin Berdakwah Dengan Teknologi

Nama sebelumnya adalah Heriyanto. Sejak tahun 2002, pria kelahiran 1982 ini mengganti namanya menjadi Ahmad Khoiry. Heriyanto lulus TMI Darunnajah Cipining tahun 2001 (angkatan ke-8). Nama Heriyanto tidak asing di kalangan santri maupun dewan guru. Selain pernah menjabat ketua Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) tahun 2000, pria ini juga dikenal ketangkasannya di medan laga pramuka. Dia juga pernah menjabat wakil ketua Koordinator Pramuka tahun 1999.

Setamat dari pesantren, putra pasangan H. Tholib dan Hj. Yayan ini mencoba mencari informasi pendidikan di Mesir, namun sayang, tes beasiswa di Depag saat itu sudah tutup. Lalu ia mengikuti tes di LIPIA Jakarta, namun Khoiry belum lulus tes tahun itu. Ia kemudian mengikuti UMPTN, namun juga belum lulus. Tetapi, ia selalu yakin bahwa Allah mempunyai rencana terbaik untuk hamba-Nya.

Di tengah kebingungannya, pria berambut tipis dan bertubuh kurus ini bertemu dengan salah seorang ustadz di Darunnajah Cipining yang saat itu baru saja tamat dari LP3I. Sang ustadz menyarankan untuk mengikuti jejaknya. Hidayah Allahlah yang menjadikan ia memutuskan untuk menjadi mahasiswa LP3I saat itu. Ia yakin banyak hal yang bisa dilakukan dengan menguasi komputer, terutama dalam bidang dakwah. Pada tahun 2003 ia tamat pendidikan profesi dua tahun dengan nilai yang sangat memuaskan. Dengan hasil itu ia dipromosikan di tiga perusahaan sekaligus. Namun ia lebih memilih bekerja di sebuah perusahaan software house yang terletak di kawasan Depok.

Tekad menuntut ilmu agama tidak pernah pudar dalam dadanya. Dimulai dengan beberapa kali bersilaturahmi kepada pimpinan pesanren Darunnajah Cipining, akhirnya pada tahun 2004, Allah memperkenankannya untuk menginjakan kaki di negeri seribu menara. Pada tahun itu Ikatan Keluarga Pesantren Darunnajah cabang Mesir membuka proses pendaftaran di Al-Azhar, sehingga memudahkan alumni di Indonesia untuk belajar di Mesir. Ia bersama 15 teman lainnya tiba di bandara internasional Cairo tanggal 13 Oktober 2004.

Seiring perkembangan komputer dan teknologi informasi yang semakin pesat, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir mencari seorang programmer yang bisa membuat program pendataan mahasiswa Indonesia di Mesir dengan sistem yang mudah, akurat dan sistematis. Setelah mendapatkan informasi dari salah seorang pengurus PPMI, akhirnya Khoiry mengadakan audisi dengan bapak Atdikbud. Alhamdulillah, ia diberi kesempatan untuk menggarap proyek software program pendataan dan website atdikbud dengan alamat situs www.dikbudcairo.org.

Berawal dari situ, ia diberikan banyak kepercayaan oleh bapak Atdikbud dan beberapa staf KBRI Cairo untuk menggarap design, layout dan penerbitan buku, majalah, newsletter dll, selain sebagai administrator website dan programmer. Ia berharap bisa menciptakan beberapa software Islami yang mempermudah masyarakat belajar agama.

Kemudahan dan nikmat yang Allah anugerahkan kepadanya tidak membuatnya lantas lupa tujuan utama ke Mesir. Walaupun berstatus freelance di Atdikbud, Khoiry tetap membuktikan dirinya sebagai pelajar agama di Al-Azhar. Hal itu terlihat dari keseriusnya dalam belajar, dan prestasinya mendapatkan nilai jayyid setiap tahun.

Khoiry juga mendapatkan kepercayaan sebagai Koordinator Data dan Statistik PPMI masa bhakti 2006-2007. Ia juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Buletin Perdana IKPDN Cairo 2006-2008. Di samping itu sejak tahun 2005 menjadi ketua pendaftaran mahasiswa baru di Al-Azhar yang dikoordinasikan oleh IKPDN Mesir, sekaligus menjadi pembimbing untuk mahasiswa baru.

Semua amanah yang ada ia harapkan bisa menjadi ajang latihan dan motivasi untuk berkarya dan berbuat untuk sesama dan mengisi waktu yang Allah berikan.






Saya dengar Pesantren Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa. Saya sangat tertarik. Bisa dijelaskan?

Ya anda benar! Program beasiswa di Pesantren Darunnajah Cipining bisa didapatkan melalui banyak pintu. Setiap santri berhak mengambil beasiswa tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan banyaknya pintu tersebut, diharapkan para santri mendapatkan berbagai kemudahan sehingga bisa mendapatkan beasiwa melalui salah satu pintu yang ada.

Beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh Pesantren Darunnajah Cipining adalah:

1. Beasiswa penuh sampai lulus. GRATIS Belajar Tanpa Biaya! Untuk siapa saja baik yang mampu atau yang kurang mampu ekonominya. Tidak ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa ini. Hanya bermodalkan kesiapan untuk menghafal Al-Quran selama belajar di Pesantren, informasi selengkapnya bisa dibaca disini

2. Beasiswa penuh Ashabun Najah: beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi yang memiliki prestasi dan semangat yang tinggi dalam belajar. Siswa-siswi yang mendapatkan beasiswa ini akan mendapatkan pembinaan khusus, terutama learning by doing karena misi yang diembannya adalah menjadi kader pesantren yang berkompetensi, berdedikasi dan berprestasi. Bagi yang ingin mendapatkan beasiswa melalui pintu ini dapat menghubungi kepala Biro Pengkaderan, Ustadz Isa Abdillah, S.E. dengan nomor kontak 085813316131

3. Beasiswa Akademik: diberikan kepada santri yang meraih nilai dengan katagori mumtaz (istimewa) yaitu mulai dari 8,6 keatas. Beasiswa ini diberikan di setiap jenjang pendidikan yang ada di Darunnajah Cipining pada program TMI yaitu MTs dan MA berasrama.

4. Beasiswa bagi santri yang mendaftarkan keluarganya belajar di Darunnajah Cipining diberikan potongan biaya uang bulanan.

Berapa besar beasiswa di pesantren Darunnajah Cipining?

1. Santri baru: Uang pangkal Rp 2.800.000 + Uang bulanan Rp 400.000
2. Tahun berikutnya sampai tamat diberikan dana biaya sekolah, biaya makan, biaya asrama, dan kegiatan.
3. Setelah lulus mendapatkan beasiswa untuk kuliah sampai sarjana.

Bagus sekali, saya ingin mendaftar untuk beasiswa. Bagaimana caranya?

Silahkan telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini

Saya ingin mendaftar untuk yang non beasiswa. Bagaimana caranya?

Caranya mudah sekali. Kami telah membuat petunjuknya dengan lengkap dan jelas. Termasuk rincian fasilitas, biaya dan lain-lain. Untuk melihatnya silahkan klik disini. Anda juga bisa telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini

Saya ingin tahu lebih banyak lagi tentang pesantren ini. Bagaimana caranya?

Di website ini telah kami sediakan beragam informasi tentang Pesantren kami. Anda bisa mempelajarinya dengan senang hati. Kami juga melayani pertanyaan anda lewat telepon / sms. Silahkan hubungi nomor telepon yang tercantum di bagian kiri atas website ini. Adapun rangkuman informasi lengkap bisa anda lihat di brosur kami. Untuk melihat brosur silahkan klik disini


Profil Alumni Darunnajah Cipining Di Mesir

Artikel lain yang berhubungan

4 Responses to “Profil Alumni Darunnajah Cipining Di Mesir”

Leave a Reply

pramuka org, al azhar cairo mesir, daftar lagu lagu dai nada, data alumni al-azhar mesir, NUR AKHYARI DI MESIR, pesantren mesir, profil mesir
Cara Berlangganan Berita

Anda tak ingin ketinggalan berita tentang Darunnajah Cipining? Silahkan masukkan alamat email anda pada kolom dibawah ini. Kami akan kabari anda setiap ada berita terbaru

Kirim Tulisan
kirim