Santri Kami Tanggap Bencana
Sejak beberapa tahun terakhir ini, kita menyaksikan dan merasakan betapa dahsyatnya amukan alam datang silih berganti, susul menyusul: dari peristiwa gempa bumi dan Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara, gempa bumi di Yogyakarta, banjir, kebakaran, kekeringan, gunung meletus, sampai meluapnya lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo. Semua bencana itu mengancam keselamatan jiwa manusia tanpa membedakan dari mana ia berasal, serta merusak tata lingkungan dan ekosistem.
Belajar dari peristiwa-peristiwa tersebut, kita menjadi mafum betapa banyak korban yang membutuhkan pertolongan dan bantuan, karena dalam keadaan darurat, tenaga medis, aparat, pemerintah, polisi maupun TNI tidak mencukupi guna menanggulangi musibah tersebut. Dalam hal inilah peranan para sukarelawan akan sangat membantu mempercepat dan meringankan evakuasi para koban yang menderita baik secara materi, fisik maupun psikis.
Langkah inisiatif yang diambil Darunnajah Cipining untuk membekali santri menjadi sukarelawan yang handal, memiliki gerak cepat, tanggap terhadap bencana mendapatkan sambutan yang cukup hangat dari Direktorat Jenderal Bantuan Sosial Departemen Sosial dan pesantren-pesantren sekitar serta lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Untuk itu, pada awal Agustus lalu diselenggarakan kegiatan pelatihan Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Para peserta dari Darunnajah Cipining dan beberapa pesantren serta sekolah sekitar, ditatar langsung oleh tim pusat. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 6 s.d 7 Agustus 2007, bertempat di lapangan sepak bola kampus 2.
Hadir dalam upacara pembukaan tersebut Dirjen Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Bapak…………………….. , Ketua Yayasan Darunnajah, Pimpinan Pesantren Darunnajah I, II & III, dewan guru, Muspika Kecamatan Cigudeg, serta Anggota tim TAGANA dibawah komando Bapak Agus Karyadi. Acara tersebut dimeriahkan pula dengan simulasi penanganan korban bencana banjir dan kebakaran yang terjadi di danau Darunnajah, yang diperankan oleh peserta pelatihan dan Tim TAGANA dengan menggunakan peralatan kapal karet, jaket pelampung, refling serta tandu untuk mengangkut korban yang tenggelam. Bersama itu pula diberikan penghargaan kepada para guru, administratur dan karyawan teladan oleh Ketua Yayasan Darunnajah.
Pelatihan diikuti oleh 343 siswa dari 300 siswa yang direncanakan. Mereka berasal dari Pesantren Darul Muttaqien Bogor (34 siswa), Darunnajah I Jakarta (70 siswa), La Tansa (30 siswa), serta MA Ta’dibul Ummah dan SMAN I Cigudeg yang masing-masing mengirim 10 orang siswa. Adapun kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk perkemahan alam terbuka yang terbagi dalam dua sesi, yaitu orientasi dan praktikum.
Sesi orientasi yang diberikan meliputi: Disorter Management/Manajemen Bencana Alam, Mapping (pemetaan lokasi) Childern Trauma Healing, First Aid (pertolongan pertama) dan orientasi perlengkapan rescue, sementara sesi praktikum yang diberikan diantaranya adalah: Andrenalin dan Out Bond, Team Building, tanggap darurat bencana, SAR (Search and Rescue), olah fisik (caving/susur gua), selain dua sesi yang diberikan, para peserta juga dibagi dalam 7 kelompok/tim penanggulangan bencana, diantaranya: tim medis, komunikasi, transportasi, logistik, shalter, TRC, dan tim dapur umum yang merupakan posko-posko yang harus ada dalam penanggulangan bencana alam.
Adapun tujuan dari kegiatan ini yang paling utama adalah membekali santri dengan pengetahuan tanggap bencana, santri terlibat langsung dalam memberikan bantuan terhadap korban bencana dalam bentuk penyelamatan, pertolongan pertama sampai pada distribusi logistik serta menjadi rekanan Departemen Sosial di tingkat pusat atau daerah untuk gerak dan reaksi cepat, tanggap bencana. Sementara itu ketua pelaksana kegiatan ini Ust. Saiful Hadi Scada, S,Pd.I saat ditemui WARDAN menjelaskan tentang berlangsungnya kegiatan ini yang menurutnya secara umum kegiatan berjalan dengan sukses dan lancar, bahkan dari pengalaman penyelenggaraan ini beliau berharap pelatihan santri tanggap bencana bisa dilaksanakan kembali di Darunnajah Cipining dengan waktu, jumlah peserta lebih banyak dengan bertarapkan kegiatan level Nasional
Saya dengar Pesantren Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa. Saya sangat tertarik. Bisa dijelaskan?
Ya anda benar! Program beasiswa di Pesantren Darunnajah Cipining bisa didapatkan melalui banyak pintu. Setiap santri berhak mengambil beasiswa tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan banyaknya pintu tersebut, diharapkan para santri mendapatkan berbagai kemudahan sehingga bisa mendapatkan beasiwa melalui salah satu pintu yang ada.
Beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh Pesantren Darunnajah Cipining adalah:
1. Beasiswa penuh sampai lulus. GRATIS Belajar Tanpa Biaya! Untuk siapa saja baik yang mampu atau yang kurang mampu ekonominya. Tidak ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa ini. Hanya bermodalkan kesiapan untuk menghafal Al-Quran selama belajar di Pesantren, informasi selengkapnya bisa dibaca disini
2. Beasiswa penuh Ashabun Najah: beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi yang memiliki prestasi dan semangat yang tinggi dalam belajar. Siswa-siswi yang mendapatkan beasiswa ini akan mendapatkan pembinaan khusus, terutama learning by doing karena misi yang diembannya adalah menjadi kader pesantren yang berkompetensi, berdedikasi dan berprestasi. Bagi yang ingin mendapatkan beasiswa melalui pintu ini dapat menghubungi kepala Biro Pengkaderan, Ustadz Isa Abdillah, S.E. dengan nomor kontak 085813316131
3. Beasiswa Akademik: diberikan kepada santri yang meraih nilai dengan katagori mumtaz (istimewa) yaitu mulai dari 8,6 keatas. Beasiswa ini diberikan di setiap jenjang pendidikan yang ada di Darunnajah Cipining pada program TMI yaitu MTs dan MA berasrama.
4. Beasiswa bagi santri yang mendaftarkan keluarganya belajar di Darunnajah Cipining diberikan potongan biaya uang bulanan.
Berapa besar beasiswa di pesantren Darunnajah Cipining?
1. Santri baru: Uang pangkal Rp 2.800.000 + Uang bulanan Rp 400.000
2. Tahun berikutnya sampai tamat diberikan dana biaya sekolah, biaya makan, biaya asrama, dan kegiatan.
3. Setelah lulus mendapatkan beasiswa untuk kuliah sampai sarjana.
Bagus sekali, saya ingin mendaftar untuk beasiswa. Bagaimana caranya?
Silahkan telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini
Saya ingin mendaftar untuk yang non beasiswa. Bagaimana caranya?
Caranya mudah sekali. Kami telah membuat petunjuknya dengan lengkap dan jelas. Termasuk rincian fasilitas, biaya dan lain-lain. Untuk melihatnya silahkan klik disini. Anda juga bisa telepon / SMS langsung ke Panitia Murid Baru di: 081584023061, 08567624377, 085714128744. Atau datang langsung ke pesantren kami. Rute menuju lokasi bisa anda lihat disini
Saya ingin tahu lebih banyak lagi tentang pesantren ini. Bagaimana caranya?
Di website ini telah kami sediakan beragam informasi tentang Pesantren kami. Anda bisa mempelajarinya dengan senang hati. Kami juga melayani pertanyaan anda lewat telepon / sms. Silahkan hubungi nomor telepon yang tercantum di bagian kiri atas website ini. Adapun rangkuman informasi lengkap bisa anda lihat di brosur kami. Untuk melihat brosur silahkan klik disini








Taruna Siaga Bencana Online
Maju Terus Tagana
http://taganaindonesia.org