Jul 282010
 

Pengantar Redaksi. Tiada berhenti kita memuji (dan bersyukur kepada) Allah yang Maha Terpuji. Nikmat-nikmatNya kepada kita tiada terperi. Alhamdulillah, WARDAN dapat kembali mengunjungi pembaca yang budiman; juga, Pesantren Darunnajah Cipining akan genap berusia 17 tahun sebentar lagi; pada pertengahan Juni yang baru lalu telah diwisuda 65 orang lulusan TMI … Daftar ini bila hendak diteruskan, akan sangat panjang jadinya. Bila mendengar kata pesantren, yang terbayang di benak sebagian besar kita adalah jenjang pendidikan SLTP/SLTA (MTs/MA) atau yang sederajat. Secara internal, bagi sebagian pesantren, hal ini berarti KMI/TMI/MMI. Anggapan dan bayangan semacam ini tidak sepenuhnya salah. Core activity sebagian besar pesantren memang seputar “wilayah” itu. Akan tetapi, bila menengok Darunnajah Cipining misalnya, kita akan mendapati di dalamnya berbagai unit/jenjang pendidikan. Lembaga pendidikan utama dan pertama berdiri di dalamnya memang Tarbiyatul Mu’allimin al-Islamiyah (TMI), sejak tahun 1988. Saat itu santri yang belajar barulah laki-laki. Pada tahun 1996 barulah Darunnajah Cipining menerima santri TMI putri. Mereka semua berasrama. Di samping itu ada TMI (MTs/MA) non-asrama, sejak tahun 1994. Asrama santri TMI di Kampus I pun kemudian dikembangkan dengan model lain di Kampus II. Lembaga-lembaga pendidikan lainnya adalah Madrasah Ibtidaiyah (SD); Pesantren Kanak-kanak (untuk tingkat MI/SD); Taman Pendidikan al-Qur’an (TPA); Madrasah Diniyah; Raudhatul Athfal (TK); Kelas Intensif/Takhasus; Program Tahfizhul Qur’an; dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ke depan, pesantren juga berencana untuk membangun dan mendirikan berbagai unit pendidikan lainnya, termasuk sekolah kejuruan, insyaallah. Hal ini bukan riya’. Visi dan misi Pesantren Darunnajah Cipining memang mendukung untuk merealisasikan cita-cita tersebut. Juga amanat ummat berupa tanah wakaf yang (dimungkinkan) mencapai 70 hektar haruslah didayagunakan semaksimal mungkin, baik untuk kegiatan inti penyelenggara pendidikan, pengajaran dan da’wah Islamiyah, maupun untuk berbagai kegiatan pendukungnya. Apa yang sudah (dan akan) kita lakukan ini adalah untuk merealisasikan salah satu panca jangka pesantren, yaitu pemenuhan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, orang tua dapat memilih ke unit/jenis pendidikan mana putra/putrinya hendak dimasukkan di Darunnajah Cipining, sesuai dengan umur, keinginan, dan harapan masing-masing. Banyak informasi penting tentang kegiatan para santri dan Pesantren Darunnajah Cipining selama semester genap 2004-2005 ini yang dapat pembaca cermati melalui lembaran-lembaran berikut. Semoga bermanfaat, dan selamat membaca. Redaksi Editorial Siapa Peduli? Editorial mengikuti tes. Ia masuk ruangan dengan terlebih dulu mengetuk pintu dan mengucapkan salam, lalu ia tutup kembali pintu itu secara perlahan. Ia menjawab pertanyaan­pertanyaan yang diajukan kepadanya dengan sopan. Kesemuanya itu muncul dari dalam dirinya bak air mengalir, tanpa dibuat-buat. Pertanyaannya kemudian adalah, dapatkah akhlaq sebagaimana ditunjukkan anak muda tadi dimiliki secara alami/keturunan, tanpa proses pendidikan? Bisakah pula ia diajarkan secara verbal semata? Atau bisakah anak muda tadi konsisten berlaku demikian, jika ternyata apa yang ia tunjukkan saat itu adalah sekedar kepura­puraan? Kita tentu sudah sangah mafhum akan jawabannya. Oleh karena itu, sudah kita menumbuhkan (kembali) keprihatinan dan perhatian kepada aspek moralitas pada diri anak-anak (dan anak didik) kita. Dengan usaha itu dan juga dengan senantiasa memohon petunjuk dan pertolongan Allah swt serta bertawakkal kepadaNya kita (baru) dapat berharap terjadinya perbaikan pada kondisi bangsa dan Negara tercinta. Perihal ini adalah tanggung jawab setiap diri dari kita, terutama sebagai orang tua. Allah swt berfirman (yang artinya lebih kurang sebagai berikut): “Hai orang-orang yang beriman, perliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat­malikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (QS. At-Tahrim/66:6). Baca pula firmanNya antara lain dalam surat An-Nisa’/4:9). Rasulullah saw dalam banyak kesempatan juga sangat menaruh perhatian terhadap pendidikan, terutama sisi akhlaq (karakter dan kepribadian) anak. Hal tersebut dapat kita temui dalam hadits-hadits beliau. Marilah segera kita mulai dengan apa yang kita mampu melakukannya dan menjadi wilayah tanggung jawab kita. Sekali lagi, perkara ini adalah hajat kita. Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Wallahu a’lam bis-sawab. [M. Mufti AW Pulungan] Pendidikan TMI DARUNNAJAH CIPINING Peroleh SK Penyetaraan Tingkat SMA dari Depdiknas RI Pada tanggal 18 Juli 2005 yang akan datang insya Allah Pesantren Darunnajah Cipining genap 17 tahun. Salah satu kado istimewanya adalah Penyetaraan TMI dengan SMA dari Departemen Pendidikan Nasional dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasan dan Menengah nomor 25/C/Kep/MN/2005, tertanggal 28 Januari 2005 Dengan demikian, maka tamatan TMI tersebut memiliki status, hak dan penghargaan yang sama dengan tamatan SMA, seperti melanjutkan pendidikan, menjadi pegawai pemerintah maupun swasta dan sebagainya. Sehingga tamatan Pesantren Darunnajah Cipining akan dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi manapun dengan menggunakan ijazah TMI-nya. Tarbiyatul Mu’allimien wal Mu’allimat al-Islamiyah (TMI) adalah program pendidikan 6 tahun (bagi lulusan SD/MI), sedangkan bagi lulusan SLTP dapat menempuh 3-4 tahun. Dan santri yang dapat menyelesaikan program pendidikan di Pesantren Darunnajah Cipining mendapatkan dua macam ijazah, yaitu ijazah TMI dan ijazah MTs/MA. Workshop Sistem TMI di Gontor Sebagai tindak lanjut dari pengakuan penyetaraan TMI dimaksud, maka Pesantren Darunnajah Cipining diundang untuk mengikuti Workshop Sistem Mu’allimien di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur selama 4 hari, dari tanggal 28 s.d. 31 Mei 2005. Kegiatan ini dibiayai oleh Departemen Pendidikan Nasional, c.q Pendidikan Direktorat Pendidikan Menengah Umum Ditjen Dikdasmen, bekerjasama dengan Pusat Kajian Manajemen Mutu Pendidikan dan Pondok Modern Darussalam Gontor. Workshop ini bertujuan untuk melatih Kepala-Kepala KMI/TMI/MMI tentang pengelolaan dan manajemen pendidikan di Pondok Pesantren. Mengingat saat ini dan di masa yang akan datang Lembaga Pendidikan yang berbasis keislaman seperti TMI dihadapkan pada persaingan yang semakin ketat, baik antarlembaga pendidikan swasta maupun dengan lembaga pendidikan negeri, terutama dalam hal mutu dan pemenuhan tuntutan masyarakat yang terus berkembang. Dan delegasi dari Pesantren Darunnajah Cipining adalah KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc (Pimpinan Pesantren) bersama Ust. Muhammad Mufti Abd. Wakil (Kepala Biro Pendidikan a.n. Direktur TMI). Workshop ini berdurasi 40 jam, dengan menerapkan tiga struktur program. Program umum, yaitu kebijakan dan pemahaman di bidang pendidikan. Program Khusus, meliputi: konsep manajemen berbasis pesantren, mutu pendidikan berbasis pesantren, alternatif penggalian dana dan promosi pesantren,rumusan visi dan misi, perencanaan program pengembangan mutu dan pertanggungjawaban kinerja pesantren. Program panunjang, meliputi sosialisasi penyetaraan KMI/TMI/MMI dan praktik kerja lapangan. Pelatihan Guru KTK Tepat pada tanggal 4-5 Maret 2005 lalu, Darunnajah Cipining mengutus salah satu tenaga pengajarnya, Ust. Ismail Amin untuk mengikuti “Workshop Metodologi Pembelajaran Pendidikan Seni Guru SMP/MTs” di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Dinas Pendidikan Kab. Bogor, MGMP (Musyawarah Guru Materi Pelajaran) Bogor, dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat, dengan para peserta utusan SMP/MTs Negeri dan Swasta se-Kabupaten Bogor. Adapun materi -materi yang disampaikan di dalam agenda ini adalah: Alternatif Metodologi Pembelajaran Notasi Balok, disampaikan oleh Drs. Kari Hartaya, alternatif Metodologi Pembelajaran Harmoni dan aransemen, disampaikan oleh Drs. Hery Jonathan. Pengajaran Seni Rupa oleh Dra. Teriska Raharjo, dan Pengembangan Pendidikan Kesenian dan Keterampilan di SMP/MTs. Dengan disampaikannya materi­materi tersebut, didukung dengan tanya jawab, Praktik karya seni rupa dan juga praktik ansamble (bermain musik bersama) diharapkan dapat menjadi penunjang implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi dan meningkatkan SDM guru KTK khususnya. Dan yang terpenting adalah dengan diutusnya salah satu guru pengajar untuk ikut serta dalam kegiatan ini berarti salah langkah Darunnajah menuju sistem Pendidikan dan Pengajaran yang mengacu pada sistem mutu. Pelatihan Guru Bahasa Arab Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat kaya dan vital sekali keberadaannya di dunia pesantren. Karena selain sebagai “Bahasa Kitab” ia juga bahasa resmi yang wajib digunakan para santri. Dengan demikian penyampaian materi bahasa Arab harus benar-benar sesuai dengan kaidahnya. Mencermati hal ini Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Guru bidang studi Bahasa Arab. Tujuannya adalah menyiapkan guru bahasa Arab yang berkualitas sekaligus menambah wawasan guru tentang istilah baru Arab. Pelatihan ini dilaksanakan pada awal Juni lalu. Bertindak selaku nara sumber adalah Ust. Saefullah Kamali, Lc.M.Hum Pendidikan (Dosen STAIDA dan Guru di Yayasan Al Azhar Jakarta). Beliau menyampaikan bahasan buku Ath-Thariq dan praktik muhadatsah. Delegasi dari Darunnajah Cipining adalah Ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom,S.H.I., Ustadz Aulia Bigguna dan Ustadzah Aisyah, A.Ma. Peserta yang lain adalah utusan Pesantren An-Najah Bekasi, Al Manshur Serang, Darul Muttaqin Bogor serta guru-guru senior Darunnajah Jakarta. Pelatihan ini cukup berkesan di hati para peserta karena di tengah acara disisipkan praktik muhadatsah yang dikemas cukup menarik serta masih banyak lagi hal-hal yang memotivasi peserta untuk mengajarkan bahasa Arab dengan baik dan benar. Pelatihan Guru Madrasah Diniyah Madrasah Diniyah Darunnajah Cipining (MDDC) merupakan salah satu unit pendidikan yang menampung dan memfasilitasi anak usia SD dari warga kampung Cipining dan sekitarnya, sebagai langkah awal menuju visi “menjadi madrasah pencetak generasi yang berakhlak mulia, taat beribadah dan berbakti kepada orang tua”. Untuk mencapai visi tersebut perlu adanya SDM yang memadai. Maka diadakanlah pelatihan-pelatihan yang membahas Sistem Pendidikan Madrasah Diniyah, demi meningkatkan SDM guru MDA Darunnajah Cipining serta perkembangan siswa dari segi kualitas maupun kuantitas. Dan Ust. Sunardi, S.Kom selaku Kepala Madrasah membuat terobosan baru yang memang selama ini belum dilakukan oleh yang lain. Kalau selama ini pelatihan hanya diisi oleh guru-guru Pesantren Darunnajah, namun kali ini mampu mendatangkan nara sumber dari Depag, tentunya yang berkompeten di bidangnya, seperti Bapak Kamran Soleh dari seksi Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren (PK Pontren), Drs. Wahyu Fahrudin dari seksi Penamas (Pemberdayaan Masjid dan Masyarakat) Kandepag Kab. Bogor dan Koordinator Madrasah Diniyah (KKMD) Kabupaten Bogor, Drs. Ahmad Sumanta. Pelatihan ini berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 2 s/d 4 Maret 2005 di gedung pertemuan Pesantren Darunnajah Cipining, diikuti oleh santriwan-santriwati kelas V TMI Asrama dan TMI Non Asrama. Beberapa meteri yang disampaikan dalam pelatihan ini adalah Petunjuk Penyelenggaraan Madrasah Diniyah, Manajemen Sekolah dan Teknik Mengajar Anak-anak. Maksud diadakannya pelatihan ini adalah untuk penerapan peningkatan SDM Guru Madrasah Diniyah menghadapi KBK, disamping itu juga perbaikan manajemen Madrasah Diniyah sehingga mampu meningkatkan prestasi anak didik. Pelatihan Pembuatan Administrasi Guru Sistem KBK Di usia ke tujuh belas tahun ini, Pendidikan Daftar Peringkat kelas MTs., MA dan SMPSemester Gasal Tahun Pelajaran 2004/2005 Tingkat MTs. Tingkat MA meyanmas ing.mberg be ikan penghargaan rprestasi di kelasnya kepada s antri masing- Kelas Ia Ia Rkg1 2 Nama Helmi Firdaus Luqman Nurhakin Jml 1700 1490 Rata-rata 81.59 72.18 Ia Ib Ib 3 1 2 Farhan Maulana Fajar Nurohman Muhammad Maulana 1477 1622 1502 69.82 77.82 72.14 Ib Ic Ic 3 1 2 Aan HaSMAni Abdillah Pipit Fitriyani Siti Zakiyah 1406 1755 1655 67.68 84.27 79.64 Ic Id Id 3 1 2 Kurrota A’yun Nur Wanda Ahwan Juwaeni 1627 1204 1175 78.36 66.89 65.28 Id Ie Ie 3 1 2 Agus Setiawan Elpa Nuraleta Nurul Huda 1142 1526 1387 63.44 79.79 73.00 Ie If If 3 1 2 Fitri Afrianti Surachman Tri Astuti Anjani Milatussalamah 1334 1280 1265 70.21 67.37 66.58 If 2a 2a 3 1 2 Retnasari Cahyono 1214 1860 1738 63.89 80.87 75.57 2a 2b 2b 3 1 2 M. Nashiruddin Fadhillah Miftah Firdaus Dede Wahyu Hidayat 1644 1868 1795 71.48 81.82 78.04 2b 2c 2c 3 1 2 Djati Kahfi Sarah Syaepiana Shela Ms Ahmad Abda Zaronja 1768 1875 1859 76.87 81.52 80.83 2c 2d 2d 3 1 2 Arina Septiana Ch Salviana Sumarwan 1825 1360 1358 79.35 71.58 71.47 2d 2e 2e 3 1 2 Komarudin Yayan Husnayanni 1316 1438 1429 69.29 75.68 75.21 2e 2f 2f 3 1 2 Elis Sugiarti Yulianingsih Teti Maryati 1391 1391 1330 73.21 73.21 70.00 2f 3a 3a 3 1 2 RukoyahNurwardatunnisa Habibi Azhar 1323 2246 2233 69.63 83.19 82.70 3a 3b 3b 3 1 2 HidayatullahRifa’atul Maftuhah Yusef Supriatna 2232 2235 2087 82.67 82.78 77.30 3b 3c 3c 3 1 2 Hidayatul Mustafidah Yuliani Suandri Imron Fitriana 2076 1431 1429 76.89 75.32 75.21 3c 3d 3d 3 1 2 Rahmatullah Tini Rustini Siti Nurawanah 1332 1442 1380 70.11 75.89 72.63 3d 3 Siti Nurseha 1377 72.47 3e 3e 3e 1 2 3 Muhammad Sodik Nina Haryani Anggi Rihmatussyifa’ 1384 1354 1339 72.84 71.26 70.47 Kelas 4a 4a Rkg 1 2 Nama Muhammad Zukhruful M. Ahmad Dzawil Faza Jml 2315 2290 Rata-rata 77.17 76.33 4a 4b 4b 3 1 2 Abdul Hamid Siti Aisyah Lela Lailatusyifa’ 2219 2223 2205 73.97 71.71 71.13 4b 4c 4c 3 1 2 Deasy Tudiana Riyan Nofriandi Asep Fikrul Yaqin 2188 1637 1572 70.58 68.21 65.50 4c 4d 4d 3 1 2 Romdhoni Hidayat Nani Karmila Rani Nureka 1536 1779 1751 64.00 74.13 72.96 4d 5a 5a 3 1 2 Nur Hasanah Fikri Indra Silmi Nasrullah Nasrudin 1660 2370 2310 69.17 79.00 77.00 5a 5b 5b 3 1 2 Kholid Imam Upi Nur Jannah Sinta Komalasari 2232 2391 2312 74.40 79.70 77.07 5b 5c 5c 3 1 2 Nur Fadhillah Siti Aminatul Hasanah Atikah Nurbayanti 2224 1787 1724 74.13 74.46 71.83 5c 6a 6a 3 1 2 Suci Ratmi Asmari Asep Awaludin 1723 1847 1807 71.79 76.96 75.29 6a 6b 6b 3 1 2 Imam Ghozali Gina Mulyani Rosmawati 1654 1763 1589 68.92 73.46 66.21 6b 6c 6c 3 1 2 Nur Hayati Yayan Aryana Abdul Muhit 1561 1507 1478 65.04 75.35 73.90 6c Int. Int. Int. 3 1 2 3 Susilawati Nur Rochim Husnul Mubarok Muhammad Hamdani 1376 1357 1267 1258 68.80 84.94 79.24 78.00 Tingkat SMP Kelas 1,1 1,2 2,1 Rkg 1 2 3 1 2 3 1 2 Nama Chaerul Fahmi Dede Hadromi Jejen Nurjaman Musyarofah Irmawati Sholihat Prihatin M Andiko Jml 1112 1000 982 1080 1078 1022 1138 1094 Rata-rata 74.13 66.67 65.47 72.00 71.87 68.13 75.87 72.93 Pendidikan Pendidikan Wisuda Santri Kelas VI Hasil Perjuangan Dan Ketabahan 3 Najmudin 1053 70.20 2,2 1 Siska Riansyah 1128 75.20 2 Nova Nur Azizah 1115 74.33 3 Tarmi 1044 69.60 Haflah at-Takhrij adalah simbol telah usainya pendidikan santri di TMI Darunnajah sebagai wujud penghargaan bagi mereka setelah selama 4 atau 6 tahun mebimba ilmu di pesantren. Acara wisuda angkatan XII tahun 2005 dilaksanakan di gedung pertemuan pada hari Ahad 12 Juni 2005. Sebanyak 65 santri putra dan putri diwisuda. Hadr sebagai penceramah adalah Bapak Firman B. Aji. Beliau adalah Penasihat Senior Bidang Pengembangan Sektor Swasta, seksi Pengembangan Ekonomi, United States Agency for Internatonal Development (USAID) Kantor Perwakilan Indonesia di Jakarta. Tema orasi ilmiah kali ini adalah urgensi dan pentingnya pendidikan vokasional bagi pengembangan bangsa. Beliau berpesan agar alumni Darunnajah Cipining selepas dari pesantren dapat menciptakan lapangan pekerjaan, baik untuk dirinya maupun bagi orang lain. Beliau juga mengingatkan para calon alumni supaya secepatnya beradaptasi dengan perkembangan IPTEK, perdagangan dan perindustrian dengan tetap membawa misi dakwah. Pimpinan Pesantren dalam sambutannya, berharap agar alumni Darunnajah selepas dari pesantren mempunya aktifitas dan kegiatan yang nyata, yaitu dengan bekerja atau meneruskan kuliah. Pokoknya alumni Cipining jangan sampai menganggur. Namun jika tidak memiliki kegiatan, pesantren siap untuk menerimanya kembali dan menempatkannya sesuai dengan latar belakang dan visi pendidikan pesantren. Kepala Biro Pendidikan selaku penanggung jawab proses pendidikan dan pengajaran dalam kesempatan itu menyampaikan hasil evaluasi (ujian nihai) dengan menyebutkan 3 peringkat besar di kelasnya masing-masing, dengan hasil sebagai berikut: 1. Kelas VI A: Asep Awaludin, Asmari dan Imam Ghozali. 2. Kelas VI B: Gina Mulyani, Rosmawati dan Rahmania Pendidikan intelegensi. Karena ujiannya dalam bentuk praktik langsung mengajar formal di kelas. Dan obyeknya adalah para santri TMI tingkat MTS dan Kelas Takhassus. Sebelumnya pelaksanaan ujian praktik, para peserta diberikan pembekalan, dilanjutkan dengan membuat I’dad (rencana pengajaran) sesuai dengan materi yang telah ditentukan dan sudah disetujui oleh pembimbingnya. Sebagai puncak dari kesiapan mereka dalam praktik amaliah, pada hari pertama diadakan ujian percontohan secara massal di aula pesantren. Setelah itu mereka melaksanakannya di kelas masing-masing diawali oleh tim penguji (penilai) beserta teman-teman satu kelompoknya, karena ujian ini dilakukan secara bergantian. Harapan dari pelaksanaan amaliah tadris adalah agar alumni Darunnajah mampu mengajar dengan metode yang baik dan tepat guna Hal ini juga sesuai dengan salah satu misi TMI Darunnajah Cipining, yaitu mencetak kader-kader Ada target yang diinginkan oleh Kepala Madrasah, Drs. Abdur Rosyid berkaitan dengan pelaksanaan UAM. MA Darunnajah harus dapat menempati peringkat terbaik di KKM Parung Panjang Bogor. Sebagaimana yang pernah di dapat pada tahun-tahun sebelum sebelumnya. UN, dihadapi dengan percaya diri Penetapan passing grade 4,25 untuk kelulusan tahun ini, cukup mendapat perhatian serius dari banyak pihak. Darunnajah yang sejak berdirinya menekankan hasil pendidikan secara komprehensif, maka penetapan standar kelulusan diatas tidak terlalu menjadi beban bagi pesantren. Namun demikian para santri harus dapat melampaui standar kelulusan tersebut, demi peran aktif pesantren dalam mensukseskan program pendidikan nasional. Ujian Akhir Nasional yang berlangsung pada tanggal 30 Mei-1Juni, meskipun menguras tenaga dan fikiran, santri Darunnajah tetap guru agama Islam Ujian Akhir Madrasah (UAM) Ujian Akhir Madrasah (UAM) MA dlaksanakan pada tanggal 16 s.d. 20 Mei 2005, dengan materi-materi agama dan umum seperti; Qur’an Hadits, SKI, PPKn, Tata Negara, dll. Pelaksanaan UAM mengggunakan 3 ruang kelas dan pengawasannya dilakukan oleh para guru TMI DNC sendiri. mengahadapinya dengan penuh optimisme. Usaha dan ikhtiar sudah dilakukan, tinggal do’a dan tawakkal. Karena memang belajar bukan untuk ujian, tetapi ujian untuk belajar.Dan hasil UN hingga berita ini diturunkan belum diumumkan. Orientasi Perguruan Tinggi Pesantren juga mengagendakan kegiatan Orientasi Perguruan Tinggi dan Pendidikan Kemasyarakatan bagi para santri kelas VI TMI/II MA, yang berlangsung dari tanggal 2 s/d 4 Juni 2005. Orientasi ini dirasa sangat penting oleh pihak pesantren sebagai modal dan bekal mereka yang sebentar lagi akan memasuki dunia kampus dan/atau masyarakat. Hadir menymapaikan presentasi dan pengarahan dalam kesempatan tersebut, yaitu: 1.   Sdr. Muhammad Kahfi, Mahasiswa Universitas Al-Azhar, Kairo. 2. Bp. Fahrudin, SE,  Dosen STIE Pandu Madania (alumnus Darunnajah Cipining angkatan I). 3. Muhammad Muflih, MA. Dosen STAI Nida el Adabi Bogor (Alumnus angkatan IV). Pada dasarnya para alumni Pesantren Darunnajah Cipining dengan jiwa khidmahnya siap membantu para calon alumni dalam melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi baik yang di dalam ataupun di luar negeri. Pimpinan Pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. Juga memberikan pengarahan dan bimbingan pada acara tersebut, terutama berkaitan dengan cara hidup bermasyarakat, ruh jihad, etas kerja, dan kelanjutan studi para calon alumni di perguruan tinggi. Dan baru-baru ini pesantren mendapat e-mail dari IKPDC Cabang Kairo berkaitan dengan kesiapannya menginformasikan dan membantu para alumni yang berniat untuk melanjutkan studinya di Mesir. Semarak Panggung GembiraMalam Perpisahan Kata perpisahan selalu pahit untuk diucapkan, apalagi hal itu terjadi di depan mata. Alangkah sedihnya hati, saat jalinan kebersamaan, kekeluargaan dan keakraban yang telah berlangsung selama 4-6 tahun harus usai karena waktu. Waktu jualah yang harus membawa para santri kelasVI TMI untuk meninggalkan kampung kesuksesan (Darunnajah). Panggung gembira diselenggarakan pada malam perpisahan antara santri nihai dengan adik kelasnya. Malam itu (10 Juni), semua warga pesantren hadir di lapangan basket Darunnajah guna menyaksikan persembahan terakhir dari para calon alumni TMI angkatan ke-12 kelas VI. Acara dibuka oleh duet MC andalan, yaitu: Asmari dan Baeni Arfan. Keduanya menyapa penonton dengan salam, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan penampilan secara berurutan. Menu penampilan yang disuguhkan dalam panggung gembira tersebut sangat bervariasi, dari Neo Wayang (kolaborasi wayang kulit, wayang golek dan wayang orang), operet, tari kombinasi, drama kolosal, simple band, dangdut, puisi kontemporer, nasyid islami hingga program modifikasi ASAL (Asli Apa Palsu). Semoga perpisahan ini merupakan awal menuju kehidupan yang baru. Karena santri tidak ada yang abadi Pendidikan Pesantren Darunnajah Cipining Perhatikan Pendidikan Putra-Putri Keluarga (Cikal Bakal Lahirnya Kelompok Studi Islamiyah bagi Putra-Putri Asatidz) eiring dengan semakin S berkembangnya pendidikan di Pesantren Darunnajah Cipining, semakin berkembang pula kuantitas guru, tenaga administrasi, dan karyawan yang turut membantu Pesantren sesuai posisi dan fungsinya. Mereka tergabung dalam wadah keluarga besar Pesantren Darunnajah Cipining. Dan saat ini jumlah guru berkeluarga yang tinggal di dalam pesantren 20 keluarga, putra-putri mereka berjumlah 48 anak dalam kategori usia sebagi berikut : No 1 2 Kategori Usia Perguruan Tinggi SLTA Jumlah 3 1 3 SLTP 5 4 SD 12 5 TK 7 6 Pra TK/Balita J u m 20 l a h 48 Fenomena di atas mengundang perhatian Pesantren untuk memperhatikan pendidikan putra-putri keluarga pesantren tersebut. Di antara perhatiannya adalah : 1. Pembebasan biaya administrasi sekolah bagi putra-putri guru Pesantren Darunnajah Cipining dari bangku TK hingga SLTA. 2.  Dibukanya TPA bagi putra-putri guru/karyawan Pesantren Darunnajah Cipining. Pimpinan Pesantren berharap dengan adanya perhatian serius terhadap pendidikan putra-putri keluarga Pesantren Darunnajah Cipining, mereka akan menjadi generasi penerus yang menguasai ilmu pengetahuan agama dan teknologi. Sehingga nantinya mereka dapat meneruskan perjuangan orang tua mereka di Pesantren Darunnajah Cipining dalam mensyiarkan da’wah Islamiyah. (AR) Pendidikan Darunnajah Lengkapi Fasilitas Pendidikan tinggal di pondok. Namun jiwa santrilah yang akan tetap abadi di sanubari mereka. Kdarunnajah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan pengajarannya selalu berusaha untuk dapat melengkapi segala komponen yang dapat menunjang proses pembelajarannya itu, baik berupa mutu Sumber Daya Manusianya maupun penunjang lain yang sangat berpengaruh terhadap mutu pendidikan itu sendiri. Di bidang peningkatan SDM, pesantren selalu berusaha agar tenaga pengajar di pesantren memiliki kualitas yang dapat menunjang profesinya. Di tahun pembelajaran 2004-2005 ini, pesantren bergerak aktif melibatkan tenaga pengajarnya untuk mengikuti workshop-workshop, kursus, diklat dan kegiatan sejenis lainnya, baik di dalam maupun di luar pesantren. Semakin berkembangnya dunia pendidikan di luar pesantren akhir-akhir ini, tidak membuat Pesantren Darunnjah menjadi surut dan tertinggal, justru malah dijadikan motivasi untuk berkompetisi dalam mutu penyajian dan pelayanannya. Upaya pesantren melengkapi fasilitas pendidikan adalah salah satu bentuk upaya peningkatan mutu pendidikannya. VCD Pelajaran bantu Santri Hadapi UN Dengan berkembangnya sains dan teknologi saat ini, banyak meudahan yang telah didapat oleh masyarakat. Bahkan teknologi itu sudah mulai memasuki segala aspek kehidupan. Masyarakat juga dapat menerima hal itu dengan cepat. Melihat peluang yang menggembirakan itu, Pustekom sebagai salah satu Pusat Pengembangan Teknologi mencoba mencetak VCD pembelajaran sistem KBK. Pesantren Darunnajah telah melengkapi fasilitas pendidikannya dengan VCD pembelajaran sebanyak 114 buah. Kaset-kaset VCD tersebut digunakan dalam proses pembelajaran di kelas. Selain itu, VCD itu juga banyak membantu para santri menghadapi ujian Nasional 2004/2005 Belajar dengan menggunakan VCD pelajaran dapat memberikan stimulus dan pengayaan materi, dan para santri Pendidikan menganggapinya dengan sangat responsif. Karena mereka dapat belajar langsung dengan melihat contoh. Begitulah kelebihan belajar menggunakan audio visual. TMI Pesantren Darunnajah Cipining juga mendapat bantuan berupa VCD Contoh Pengajaran sebanyak 24 paket VCD dari Departemen Pendidikan Nasional untuk menunjang proses pembelajaran. Paket VCD pembelajaran SMA ini diterima bersamaan dengan pelaksanaan Workshop sistem Mu ’allimin di Pondok Modern Darussalam Gontor, akhir Mei yang lalu. Pesantren Gandeng AMECC Dalam Pendidikan Bahasa Inggris. Menyadari betapa urgen dan pentingnya bahasa Inggris dalam komunitas global, Pesantren Darunnajah sejak awal berdirinya selalu berkomitmen bahwa “Allughotu taajul ma’had” (bahasa adalah mahkota pondok). Kini pengembangan bahasa asing (Arab dan Inggris) semakin diperluas. Selain mendirikan Central Language Movement (CLM) sebagai penanggung jawab bahasa di lingkungan pesantren, Pesantren juga melakukan kerja sama dengan pihak­pihak yang bergerak dalam pendidikan bahasa. Saat ini pesantren sedang menjalin kerja sama dengan American English Communicative Course, American English Communicative Certification (AMECC) cabang Ciputat. Bentuk kerja sama yang diterapkan adalah kursus berjenjang masing­masing level berdurasi 4 bulan, berikutnya adalah test. Dan metode pembelajarannya menekankan 80 % conversation dalam bentuk speaking dan listening, dengan mengoptimalkan media pembelajaran audiovisual. Dan proses pembelajarannya melibatkan tenaga pengajar pesantren yang telah ditraining dan mendapatkan rekomendasi dari AMECC. Kursus ini telah berjalan mulai dari pertengahan bulan April 2005 lalu. Pesertanya sementara ini sebanyak 80 santri yang terbagi menjadi 4 kelompok, dengan level Beginning I. Mereka mendapat kesempatan belajar 2 kali dalam seminggu dengan 4 orang instruktur. Koordinator program ini adalah Drs. Abd. Rosyid Sholeh (Kepala MA). Beliau mempunyai harapan agar para santri bersungguh-sungguh dalam mengikuti program AMECC. Karena hal terseubt akan memberikan keuntungan bagi mereka dalam mengembangkan kemampuan berbahasa inggris. Insya Allah setelah peserta menyelesaikan Motto Pondok 1. Berbudi Pekerti Tinggi 2. Berbadan Sehat 3. Berpengetahuan Luas 4. Berpikiran Bebas 5. Kreatif Pengasuhan Santri Kontingen Darunnajah Cipining Borong Medali Emas Cabang Silat Di Popkab Bogor semua kelas yang dipertandingkan. Dari 9 pesilat tersebut kesemuanya mampu memperoleh medali, seluruh kecamatan yang hadir dibuat terdiam oleh yel-yel supporter Cigudeg pada saat itu. Manajer tim adalah Ustadz Mukarrom Jufri dan Ustadz Isa Abdillah. kelas-kelas yang mampu menyumbang medali yaitu: Kelas Pesilat Medali Untuk kesekian kalinya cabang silat masih menjadi andalan utama Pesantren Darunnajah Cipining. Cabang ini selalu menjadi lumbung medali dalam berbagai event pertandingan di luar sekolah. Prestasi yang ditorehkan santri untuk mengharumkan nama baik pesantrennya semenjak awal tahun berdirinya pesantren hingga saat ini, tidak hanya pada tingkat kecamatan, kabupaten ataupun propinsi akan tetapi telah menembus level nasional. Pekan Olah Raga Pelajar Kabupaten (Popkab) Pada tanggal 5 s.d. 9 April 2005 digelar Pekan Olah Raga Pelajar Kabupaten Bogor. Lagi-lagi Pesantren Darunnajah ikut ambil bagian dalam menyukseskan event antarsekolah ini. Pesantren Darunnajah membawa bendera Kecamatan Cigudeg. Turun pada sembilan kelas dengan jumlah 9 atlet, pendekar-pendekar asal Cipining ini mampu merajai hampir 1. Kelas A Afrizal Emas 2. Kelas B Budi Wahyu I Emas 3. Kelas C Aries S Perunggu 4. Kelas D Abiyudin Perak 5. Kelas F Djati Kahfi Emas 6. Kelas G Isna Hadi Emas 7. Kelas H M Kadafi Emas 8. Kelas I Baeni Arfan Emas 9. Seni Tunggal A . Nurhidayat Emas Dengan keberhasilan menyabet 7 emas, 1 perak dan 1 perunggu menjadikan kecamatan Cigudeg keluar sebagai Juara Umum pada Popkab kali ini. Pekan Olah Raga Kabupaten (Porkab) Keberhasilan para atlit Darunnajah Cipining menjuarai tingkat pelajar pada Popkab menjadikan percaya diri kecamatan Cigudeg untuk kembali mendatangi Pemda Bogor guna mengikuti lomba “adu jotos” ini, namun kali ini eventnya lebih berat bila dibandingkan dengan sebelumnya karena tidak hanya sebatas pelajar tetapi pertandingan ini lebih bersifat umum Pengasuhan Santri yaitu Pekan Olah Raga Kabupaten Bogor Pada Porkab kali ini Darunnajah turun dengan 13 atlet yang terbagi ke dalam 2 kelompok: 10 atlet membela Kecamatan Cigudeg dan 3 atlet membawa bendera Kecamatan Jasinga. Turun dengan kekuatan penuh seperti pada Popda yaitu disetiap kelas yang dipertandingkan, akan tetapi kali ini ditambah pada kelas berat dan seni beregu putra. Turut tampil dalam event ini Ustadz A Cholil dan Ustadz Bunasar Usman. Pertandingan yang berlangsung dari tanggal 3 Juni hingga 11 juni 2005 belum menjadi kesempatan terbaik buat anak­anak Darunnajah, karena dari 13 atlet yang diturunkan hanya 3 pesilat yang mampu mempersembahkan medali yaitu Ahmad Nurhidayat (emas) untuk tunggal seni putra, A Cholil dan Bunasar Usman di kelas C dan D masing-masing meraih perunggu. menurut manajer Tim Jasinga Ustadz Isa Abdillah ketika ditemui Wardan usai kedatangannya dari perlombaan menyatakan “Pesilat kita untuk ke depannya pada tingkat Porda ini kita harus lebih siap”. Penataran Pelatih Silat Silat Darunnajah yang beraliran tapak suci dalam rangka menjadi yang terdepan pada kegiatan ekstra kurikuler dan menumbuhkan generasi baru yang lebih mumpuni, selain mewajibkan para santrinya untuk berlatih setiap Jum’at pagi, setiap tahunnya selalu menyelenggarakan penataran bagi para pelatih silat yang berasal dari santri senior. Selain menyegarkan kembali jurus-jurus yang pernah didapat, penataran ini juga sebagai media untuk menambah pengalaman dan menyempurnakan jurus asli tapak suci. Dengan diikuti oleh 30 peserta (7 siswa kelas V dan 23 siswa kelas IV) penataran ini diadakan berbarengan dengan Ujian Nasional (UN) kelas MA yaitu tanggal 30 Mei s/d 2 Juni 2005 dengan penatar dari anggota IPSI Kabupaten Bogor (termasuk Arsyad Umar alumnus Darunnajah yang juga sudah menjadi anggota IPSI Bogor). Adapun agenda kegiatan pada penataran ini antara lain Pembukaan, oleh Pembina silat Ustadz Fatkhul Mukmin, S.Ag., kemudian dilanjutkan pemberian materi penataran seperti cara hormat, memukul sampai tendangan sirip dan lain-lain. Kemudian diakhiri dengan lari dari pesantren Darunnajah sampai Parung Panjang yang berjarak + 18 km di hari terakhir penataran. Kegiatan yang menguras mental dan fisik berlangsung selama 3 hari siang dan malam. dari 30 peserta tersebut semuanya dinyatakan lulus dan berhak untuk membina adik-adik kelasnya pada saat latihan rutin mingguan setiap jum’at. Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Untuk mengetahui kemampuan tingkatan jurus yang telah dikuasai dalam seni bela diri tapak suci setiap pesilat cukup dilihat dari warna sabuknya: putih, kuning dan hijau. Bagi seorang pemula bersabuk putih bisa naik ke sabuk kuning dan seterusnya setelah dinyatakan lulus ujian.Materi ujian setiap tingkatan sabuk berbeda-beda. Sedangkan untuk penilaian biasanya pesilat ditutup matanya ketika mempraktikkan jurus dan cukup mendengar aba-aba dari tim penilai yang diakhiri dengan tanding satu lawan satu, ataupun peserta melawan pelatih. Sementara untuk pengambilan sabuk biasanya peserta wajib lari pulang pergi berjarak + 9 km ke kadaka yang disertai renang di sungai. Ujian kenaikan tingkat tahun ini diikuti sekitar 200 santri dari berbagai sabuk terutama putih dan kuning. Pengasuhan Santri Macan Kampus dan Mawar Kampus Raih Juara di Jamcab Kabupaten Bogor Regu Macan Kampus Dan Mawar Kampus Lolos Seleksi Ke Jambore Daerah Kepramuka merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib yang harus diikuti seluruh santri guna membentuk manusia yang berdisiplin dan berkepribadian tinggi sebagaimana isi Dasa Dharma Pramuka. Dari pembiasaan akhirnya tumbuhlah rasa senang terhadap kegiatan ini, maka lahirlah andika-andika yang militan di bidang kepramukaan. Indikasi ini ditandai dengan berhasilnya para santri Darunnajah Cipining meraih prestasi cemerlang diberbagai event kompetisi. Belum lama ini, pada tanggal 3 s/d 5 Mei 2005 Darunnajah mendapatkan kepercayaan dari Kwarcab Bogor untuk mengikuti seleksi di Jambore Cabang pada bulan Juni. Pramuka Darunnajah yang bernaung di bawah Gudep 03-001 dan 03-002 mengutus 2 regu putra dan 2 regu putri dari pasukan khususnya. Alhasil 2 regu yaitu Macan Kampus (putra) dan Mawar (putri) Kampus berhasil terpilih menjadi duta Kabupaten Bogor bersama 7 regu lainnya pada Jambore Daerah di Bekasi. Kontingen ini mampu menyisihkan 50 regu lainnya yang ikut seleksi di bumi perkemahan Cimandala Bogor. Menurut Pembina Pendamping (Ustadz Nizar dan Ustadz ‘Awanul Walid), keberhasilan ini tidak terlepas dari kekompakan, kedisiplinan, dan keaktifan dari para peserta dalam mengikuti kegiatan baik yang bersifat lapangan ataupun pemberian materi. Kriteria penilaian pada Jambore Cabang ini dititikberatkan pada: pembuatan pioneering, kemampuan menaksir kedalaman air, menaksir ketinggian pohon, kecepatan dan ketepatan P3K, pemakaian sandi morse Pengasuhan Santri dan semaphore. Dan kemungkinannya kriteria inipun masih menjadi penilaian pokok pada Jambore Daerah yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 19 Juli 2005 di Bekasi. Untuk menghadapi Jambore Daerah yang tantangannya lebih berat Regu Macan Kampus dan Mawar Kampus mengadakan persiapan yang lebih optimal. Meskipun (saat berita ini ditulis) sedang menghadapi ujian semester genap, mereka tetap mengadakan latihan di sore harinya. Latihan lebih difokuskan pada ketangkasan, baris berbaris serta yel-yel penyemangat. Menurut Ketua Koordinator Pramuka, Andika Abdur Rozak, peluang kedua regu tersebut sangat besar, karena sudah terbiasa berlomba dan merupakan regu terbaik di Gudep 03-001 dan 03-002. Pelantikan Bantara Pelantikan Pramuka Penegak Bantara merupakan agenda tahunan yang dicanangkan oleh pengurus Koordinator Pramuka Gudep 03-001 dan 03-002 Darunnajah Cipining, Seksi Ankulat untuk menjadi seorang penegak bantara tidaklah mudah. Banyak materi yang diujikan menyangkut kekompakan sangga, fisik, pengetahuan kepramukaan, baris-berbaris, long march, test mental, dan kegiatan bakti sosial. Rangkaian materi dan kegiatan tadi dilaksanakan semata-mata demi mencetak pramuka yang benar-benar tangguh dalam menghadapi tantangan di segala medan. Pelantikan yang berlangsung tanggal 3-4 Februari 2005 di komplek masjid Nurul Faizin Jasinga dengan peserta 23 orang dari kelas IV TMI ini berjalan lancar. Hal ini berkat kekompakan Panitia yang dibimbing langsung oleh Ka Mabikori, Ustadz Saiful Hadi Scada S.Pd. I. MT., Ustadz Yandi Sopandi S.Pd.I serta Ustadz Mukarom. egap gempita pramuka G Darunnajah sampai saat ini terus menunjukkan kemajuan dan kemampuannya untuk selalu menjadi yang terdepan di berbagai event, baik pada tingkat kabupaten, propinsi maupun nasional, bahkan internasional. Hal ini telah terbukti antara lain dengan dikirimnya seorang santri pada tahun 1992 untuk mengikuti 11th Internasional Rover Moot of Thailand di negeri Gajah Putih tersebut. Dan baru­baru ini Darunnajah juga menyertakan 2 orang santrinya guna mengikuti 2nd Asean Out Bond. Mereka adalah Akbar Mufied santri kelas IV TMI asal Kab. Bogor dan Anik Sugiarti santriwati kelas V TMI asal Bengkulu. Keduanya bergabung dengan 16 peserta lainnya dari pesantren Darunnajah Jakarta dan Darul Muttaqin Parung Bogor. Berangkat dari Bandara Pengasuhan Santri Internasional Soekarno -Hatta, sebelumnya mereka mengadakan pamitan kepada ketiga pimpinan pesantren masing-masing untuk mendapatkan pengarahan dan nasehat mereka sebagai bekal mental di negeri orang. ke-16 peserta yang tergabung dalam satu sangga tersebut langsung menuju Singapura, diterima oleh pihak KBRI. Selepas dari KBRI mereka menuju Musthofa Center sebagai tujuan kunjungan pertama yang merupakan tempat belanjaan tersebut. Negara ini menurut Akbar Mufied adalah Negera yang sangat bersih, melebihi Indonesia. Kemudian tempat tujuan selanjutnya negeri jiran Malaysia. Tanpa menyia­nyiakan kesempatan, mereka mengunjungi tiang bendera terbesar di dunia, juga masjid yang menyerupai Taj Mahal di India. Sesuai dengan namanya Out Bond, kegiatan ini lebih banyak diisi dengan kunjungan dan perjalanan ke berbagai tempat yang bernilai secara histori ataupun potensi fisik yang ada. Hal ini seperti yang dilakukan di negeri Gajah Putih Thailand. Setibanya di Negara Kamboja rombongan langsung disambut oleh kwarnasnya Kamboja dengan penyambutan upacara pramuka yang menurut Anik Sugiarti tidak banyak perbedaan dengan Indonesia, hanya Pengasuhan Santri mengikuti Jambore tingkat Asia Pasifik yang akan diselenggarakan pada bulan Desember 2005 di Negara Thailand. Experience is the best teacher. I think soo, that wise word was said, tutur santriwati ini di akhir pembicaraan. Orientasi dan Outing Instruktur Pramuka se-Jawa Pembinaan kader yang kontinyu adalah salah satu kegiatan pramuka Darunnajah dalam menambah bekal pengetahuan dan ketrampilan peserta didik. Sehingga, kegiatan pramuka memiliki standar mutu yang kompeten, sesuai dengan AD/ART Bab V Gerakan Pramuka. Kali ini pembinaan tersebut dalam wujud kegiatan Orientasi dan Outing Instruktur Pramuka se-Jawa yang diadakan di Pesantren Darunnajah Jakarta. Dipimpin oleh Ka Syaiful Hadi Scada, S.Pd.I, rombongan Darunnajah Cipining beranggotan Syarifudin (kelas V), Anik Sugiarti (kelas V) dan Puspita Aditya Rukmana (Kelas V). Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 4 s/d 7 Maret 2005, diikuti oleh 80 peserta, berasal dari beberapa pesantren se-Jawa. Acara dibuka oleh Dr. H. Amin Haidari, MA. Direktur Pekapontren Depag RI. Dan acara ini terlaksana hasil kerjasama antara Kwarnas dengan Pesantren Darunnajah Jakarta. Adapun isi dari kegiatan tersebut berbentuk tutorial dan permainan game yang diakhiri dengan pemberian buku-buku kepramukaan diantaranya tentang panduan PMR santri dan penulisan kaya ilmiah santri. Pengasuhan Santri Santri Darunnajah Siap Berlomba dalam Bidang Dakwah Dan Prestasi Dua Santri raih 2 Tropi Tingkat Nasional Dalam memperingati 2 windu Pesantren Putri Al Mawaddah Jawa Timur, digelarlah lomba pidato tiga bahasa, puitisasi Al-Qur’an dan desain busana muslimah tingkat nasional. Pesantren Darunnajah Cipining yang mendapat undangan untuk mengikuti lomba tersebut hanya bisa mengikutkan 2 cabang perlombaan yaitu pidato 3 bahasa dan puitisasi Al Qur’an. Dengan jumlah 4 santriwati dan didampingi oleh Ustadzah Tresna Amalia sebagai pembimbing. Dari kedua lomba yang diikuti, Puspita Aditiya mampu meraih juara ke-3 pada lomba puitisasi Al-Qur’an. Sementara untuk lomba pidato 3 bahasa Sinta Komalasari meraih juara ke-3 dalam kontes pidato bahasa Inggris. Maka duta-duta Pesantren Darunnajah Cipining tersebut pulang dengan membawa 2 tropy. Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1426H Untuk menyambut datangnya tahun baru hijriyah, Bagian Pengajaran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) menggelar lomba pidato tiga bahasa, nasyid Islami, dan Simulasi Bahasa, diikuti oleh seluruh santri putra baik yang berasrama maupun non asrama. Acara dilaksanakan di gedung pertemuan, pada siang hari. Menurut Yoga Permana S., salah satu pengurus Bagian Pengajaran, acara ini sangat menarik karena pesertanya dari berbagai organisasi pelajar, dan pertandingannya pun antar organisasi pelajar, baik organisasi santri asrama, santri tahfizh quran, organisasi santri kader (Ashabunnajah), dan organisasi siswa/i non asrama. Pemenangnya adalah kelompok III dari organisasi asrama. Bertindak sebagai juri adalah Dewan Guru. Acara tersebut berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Pada malam harinya acara dilanjutkan dengan panggung gembira serta pembagian hadiah dengan sesekali diselingi penampilan operet, drama serta musik antar kelas yang dilengkapi dengan pameran kreasi santri setiap angkatan dari hasta karya, prestasi angkatan, foto-foto kegiatan sampai kepada buku pelajar. Studi Banding ke Daar El-Qolam Gintung Sementara santri kelas VI TMI/III MA mengikuti Ujian Nasional, para pengurus OSDC putri yang terdri atas santri kelas IV & V TMI (I & II MA) mengadakan kunjungan ke Pesantren Daar El-Qolam Gintung guna menjalin silaturrahmi dan menimba pengalaman dari Pengurus Organisasi Santri di sana. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Biro Pengasuhan dan Kepala Asrama Putri tersebut berjumlah 17 orang. Rombongan berangkat dari pesantren pukul 08.00, dan tiba di tujuan pukul 11.00 langsung disambut oleh Kepala Pengasuhan Putri dan para pengurus pusat Organisasi Santriwati di sana. Acara diawali dengan ta’aruf antar Pengurus, dialog, ramah tamah sambil santap siang, sholat berjamaah, melihat fasilitas pesantren, dan diakhiri dengan Pengasuhan Santri diskusi perbagian. Ternyata program Studi Banding ini dapat membuka mata para pengurus OSDC Putri untuk lebih berdisiplin dan berdedikasi dalam menjalankan roda kepengurusan. Lomba Memasak Masih dalam rangka mengisi hari tenang Ujian Nasional (UN) MA 2005, diadakan lomba masak-memasak yang diikuti santriwati Madrasah Aliyah dari kelas IV B & V B dibawah bimbingan Usth Siti Nuriyah. Para peserta berkompetisi dalam membuat masakan yang lezat, yaitu memasak agar-agar, daging rendang, sampai nasi goreng. Kegiatan ini bertempat di belakang asrama. Demikian halnya siswi Non Asrama, kelas IV dan V juga mengadakan lomba sejenis. Mereka mengambil lokasi di komplek Pusat Perlebahan Nasional, + 4 km dari pesantren. Piala Liga DNC Nama Liga DNC diambil untuk nama kompetisi sepak bola antar klub se-Darunnajah Cipining, terdapat 6 klub/kelompok. klub-klub tersebut sengaja mengambil nama klub sepak bola di seri A Italia, seperti Juventus, AC Milan, Chievo Verona, dll. Pertandingan sepak bola tersebut menggunakan sistem setengah kompetisi bertempat di lapangan sepak bola kampus 2. Kegiatan selama sepekan tersebut (tanggal 15 – 21 Mei 2005) berlangsung cukup menarik, karena setiap kelompok memiliki kebanggaan masing-masing, baik sebagai pemain ataupun sebatas supporter. Kompetisi ini dimenangkan oleh klub Lazio dan AC Milan yang menjadi scudetto dan juara 2. Silaturrahmi & Study BandingPramuka dari Pesantren At-Tahiyah Berbagai prestasi yang diraih oleh pramuka Darunnajah 2 Cipining ternyata menarik perhatian pesantren lain untuk mengadopsi sistem kepramukaan yang selama ini dilaksanakan di Pesantren Adalah Pesantren At-Tahiyah Tangerang pada tanggal 22 s/d 23 Januari 2005 bersilaturrahmi sekaligus Studi Banding tentang kegiatan kepramukaan. Mereka yang berjumlah + 25 Orang itu terdiri dari santri putra dan putri Madrasah Aliyah yang bertanggung jawab di Organisasi Santri dan Pramuka, dengan dibimbing oleh 4 pembina Mabikori yang kesemuanya adalah alumni Darunnajah Cipining . Acara ini berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan antara santri Darunnajah Cipining dengan Santri Pesantren At-Tahiyah. Para Alumni TMI Darunnajah Cipining yang kini membina di pesantren At-Tahiyah adalah Ahmad Saikhu S. Pd. I., Jamaluddin S. Ag., Mat Robin dan Khaerul Umam S. Kom. Mereka adalah Alumni “Astradana” (angkatan ke-3). Dalam acara ini Ustadz Ahmad Rosichin Ws. selaku Kepala Biro Pengasuhan Santri mempresentasikan kegiatan­kegiatan santri Darunnajah Cipining secara umum. Adapun kegiatan khusus kepramukaan disampaikan oleh Ustadz Mukarom Jufri selaku salah seorang pembina Mabikori Gudep 03-001 dan 03­002 Darunnajah Cipining. Pengasuhan Santri Safari Dakwah Sanlik Peroleh Perhatian Warga Jakarta Selatan Tatkala mentari sudah mulai meninggi sebanyak 36 orang, Santri Cilik (Sanlik) Darunnajah Cipining berbondong-bondong menuju kearah dua mobil bus yang sudah siap memberangkatkan mereka ke Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Mereka akan melaksanakan Safari Dakwah yang merupakan salah satu program tahunan Pesantren Kanak-kanak. Mereka adalah murid-murid Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah Cipining yang berasrama. Safari Dakwah kali ini bertempat di salah satu kediaman santri cilik, Ahmad Bugi Bukhari, sekaligus syukuran khitannya. Kegiatan ini bertujuan menjalin tali silaturrahmi, publikasi eksistensi Pesantren Darunnajah, dan sebagai ajang untuk menampilkan kreatifitas santri cilik. Acara dimulai pada pukul 11.00 siang dan berakhir pukul 15.00. Berbagai penampilan pun diperagakan, diantaranya: Koor Sanlik, Nasyid Islami, Puisi Kontemporer, Shalawat Nabi, Pidato berbahasa Arab dan Inggris, sehingga membuat acara semakin meriah. Penampilan-penampilan Sanlik tersebut mendapat respon yang baik sekali dari hadirin. Bahkan mereka sempat terkagum-kagum menyaksikan penampilan mereka (ujar Ustadz Septa Candra, salah satu pembimbing sanlik). Hal ini terbukti dengan banyaknya hadirin yang datang. Mayoritas mereka adalah teman/kerabat dari wali Ahmad Bugi Bukhari. Hadir pula beberapa wali sanlik untuk mendampingi putra-putri mereka. Tepat pukul 21.00 rombongan safari dakwah sanlik sampai kembali ke Pesantren Darunnajah dengan selamat. Pengasuhan Santri Organisasi Santri, Tonggak Awal Lahirnya Generasi Muharik alah satu misi Pesantren S Darunnajah Cipining adalah menjadikan para alumninya seorang aktifis dakwah dibidangnya. Apapun pekerjaannya, mereka hendaknya selalu menjunjung tinggi misi dakwah islamiyah. Maka sejak dini santri Darunnajah Cipining dibekali dengan pendidikan keorganisasian. Sehingga selepas dari pesantren diharapkan para santri mampu menjadi muharik/penggerak bagi kegiatan kemasyarakatan. Ini merupakan implementasi hadits “sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya”. Darunnajah Cipining sejak awal berdirinya telah mempersiapkan anak didiknya untuk menjadi seorang penggerak, yaitu dengan diaktifkannya organisasi santri dan pramuka. Hal ini sekaligus sebagai latihan kepemimpinan bagi mereka. Rangkaian acara pergantian pengurus dan laporan pertanggungjawaban, serah terima amanat/jabatan, dan musyawarah kerja organiasasi-organisasi santri/siswa­siswi dan gerakan pramuka Pondok Pesantren Darunnajah Cipining pada tahun 2005 ini telah terlaksana pada bulan Maret lalu. Kini telah terbentuk susunan kepengurusan lengkap. Para pengurus masing-masing organsasi juga telah mulai bekerja dengan penuh semangat. Mereka adalah santri/siswa-siswi kelas V dan kelas IV TMI (kelas II dan kelas I MA), yang secara estafet melanjutkan kiprah kakak-kakak kelas mereka, dengan dilandasi filosofi “Siap memimpin dan siap dipimpin” dan moto “patah tumbuh hilang berganti”. Pengasuhan Santri Masa bakti kepengurusan ini adalah 1 tahun. Di sini berlaku prinsipi kaderisasi dan bimbingan dari yang “senior”kepada yang “yunior”. Pendidikan keorganisasian dan kepemimpinan serta manajemen ini didukung penuh oleh para guru sebagai Pembina dan pengawas, dengan Biro Pengasuhan Santri sebagai wadahnya. Berikut adalah susunan lengkap kepengurusan organsasi-organisasi santri/siswa­siswi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining masa bakti 2005-2006: Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Putri Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Putra Ketua  Yusup Abdul Hamid Tommi Lugiono Sekretaris  Firmansyah Arub Bendahara  Miftahudin Pengajaran  Fikri Indra Silmi Fahrurrozi Usman-usmana Peribadatan  Marhadi Jayadi Kholid Imam TB. Imam Munandar Kesehatan  Yoga Permana S Hijrah Saputra Fadly Nazwar Penerangan  Munazil Hidayat Ahmad Ubaidilah Olah Raga  Abdul Zaki Jayudin Kesenian  Theo Candra Kusuma Syafarudin Perpustakaan  Fazlurromnan Penerimaan Tamu  Abdul Hamid Asnawi Kesejahteraan Santri Sholehudin Hidayat Budi Ismadianto Motto: Ketua Sektetaris Bendahara Keamanan Pengajaran Bahasa Ibadah Bapenta Orkes Kesejahteraan Santri Perpustakaan Penerangan Kepramukaan Ucu Hatilawati Fitri Meirina Lela Lailatussyifa Syifa Fauziah Upi Nurjannah Sinta Komalasari Nur Lailatul Farhah Siti Sumirah Susi Santiana Ika Muslimah Winda Saputri Nur Fadhilah Siti Maryani Siti Aisyah Deasy Yudiana Sari Rosmawati Siti Aisyah B Afidah Nurul Amariah Siti Rohaeni Ferni Agustia Kristari Indah Afrianti Diana Rohayatul F. Siti Maryani Deasy Yudiana Anik Sugiarti Puspita Aditya R. Ina Maulana Pengasuhan Santri Organisasi Santri Tahfizhul Qur’an (OSTAQ) Ketua  Ahmad Nurhidayat Qodar Rizki Stasekkap  Hafidz Mahyudin Presgiat  Sholehuddin Hidayat Kholid Imam Ahmad Sopandi Staraksa  Nasrullah Nasruddin Ajen Fahreja Stapendis  Qodar Rizki M. Sofwan Ahmad Dzawil Faza Stakesrap  M. Zuhruuful Muhtadin Stabida  Ridwan Arief Zaenal Organisasi Siswa Darunnajah Cipining (OSADC) Ketua Dedi Rohendi Aip Ruhbi Sekretaris Awaludin Bendahara M. Zaenudin Keamanan Kiki Irwandi Retno Thomas Nico Pengajaran Cecep Miftahudin Peribadatan Adi Munalifah Bahasa Kesenian Romdhoni Hidayat Asep Fikrul Yakin Ahmad Syahid Kebersihan Andi Keindahan Sarmili Pengasuhan Santri Organisasi Siswi Darunnajah Cipining (OSIDC) Koordinator Pramuka TMI Putra Non Asrama Ketua  Siti Aminatul H Siti Rukayah Sekretaris  Atikah Nurjayanti Nia Gunia Bendahara  Nurma Jayanti Latifah Apriyani Bahasa  Suci Ratmi Rani Nur Eka Nur Hasanah Pengajaran  Dewi Faizatus Syam Husna Atiqoh Pipih Norpah Keamanan  Nur Asiah Unayah Mulyantini Peribadatan  Sri Muryani Cut Indria Sari Santi Amelia Eneng Ferawati Kebersihan  Siti Winarsih Nur Hasanah Neneng Hasanah Keindahan  Bintang Dufani M. Siti Rahmah Kesenian  Asmarani Nur Hajah Ka Koordinator  Nandi Saputra Surya Syarif Ankuset  Suhendra Ankuang  Ryan Nofriyandi Ankulat  Kanda Sutaryat Ujang Yusuf Maulana Deden Ali Sarwa Ankuperkap Jefri Mall Indra Wijaya Ankusani  Asep Budiana Ali Abdul Aziz Koordinator Pramuka TMI Putri Non Asrama Koordinator Pramuka TMI Asrama Ka’ Koordinator  Minah Laela Sari Yayah Rumdayah Ankuset  Putri Kurnia Sari Ankuang  Dede Fitriyani Siti Lutfiah Ankulat  Euis sumarni Nur Hikmah Nani Karmila Lilih Sholihat Ankuperkap  Desi Imayanti Eka Sartika Ankusani Amanah Lia Latifah Ka Koordinator  Muhammad Sabik Abdul Rozak Ankuset  Arie As’ayari Ankuang  Agung Budiman Ankulat  Syarifudin Akbar Mufid Mardho Ulhak Ankusani  Yusvian P.E. Agung M.S. Ankuperkap Dwi Yudha Wiratama Dakwah dan Kemasyarakatan Peserta Khitanan Massal Tahun Ini Over Target Firman Allah: Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat ria dan enggan (menolong dengan) barang berguna (QS. Al Maa’uun, 1-7) Khitanan Massal dan Tabligh Akbar semarakkan Maulid Nabi SAW elah dua kali Pesantren T mengadakan khitanan massal dengan jumlah peserta 75 Anak. Pada tahun ini, tepatnya pada tanggal 1 Mei 2005, kembali digelar dua agenda sekaligus, yaitu Khitanan Massal dan Tabligh Akbar. Peserta khitanan massal “angkatan” ke-3 berjumlah 51 anak, berasal dari desa-desa sekitar pesantren, yaitu: 1. Desa Argapura, 4 Anak 2. Desa Bangun Jaya, 7 Anak 3. Desa Comas, 7 anak 4. Desa Barengkok, 9 anak 5. Desa Rengasjajar, 8 anak 6. Desa Mekar Jaya, 12 anak 7. Desa Kalong Sawah, 2 anak 8. Desa Cigudeg, 1aAnak 9. Dari Pejaten Jakarta Timur, 1 anak Sebelum proses khitan, anak-anak usia SD tersebut tampak gembira dengan seragam sholat/baju taqwa baru yang telah dipersiapkan panitia, dilengkapi dengan peci dan ID card. Mereka diperkenalkan satu-persatu diatas panggung kemudian berpose dengan Pimpinan Pesantren dan beberapa tamu undangan. Usai perpotoan, bocah-bocah cilik tersebut langsung digiring ke depan asrama santri putra unit II “Unit 2”, sambil menikmati makanan ringan, ice cream dan menonton CD. Mereka menunggu Dakwah dan Kemasyarakatan giliran untuk dikhitan Aula Darunnajah yang ditangani oleh para dokter Puskesmas UPTD Lebak Wangi. Peserta yang sudah dikhitan, kemudian diberi catering makan siang, obat, biaya transportasi dari panitia dan juga dari M. Emha Rizki (santri kelas I TMI) asal Bekasi yang pada hari itu merayakan hari ulang tahunnya. Selanjutnya didampingi keluarga, para generasi muslim itu diantar menuju rumah masing-masing. Seiring proses pengkhitanan, berlangsung rangkaian Tabligh Akbar didepan halaman Masjid Jami Darunnajah. Diawali lantunan ayat Al-Qur’an oleh Ustadz Abdul Rozak, dan dilanjutkan sambutan dari Pimpinan Pesantren, kemudian Bupati Kabupaten Bogor yang diwakili oleh Asisten Bidang Pembangunan, Bapak Drs. Iyan Saputra. Adapun siraman rohani disampaikan oleh Bapak Drs. KH. Suhemi, Pimpinan Pesantren Darul Ulum, Tangerang. Mubaligh yang akrab dengan panggilan kyai Acas tersebut, tampil memukau hadirin yang terdiri dari warga masyarakat, para tokoh, kyai, wali santri dan tidak ketinggalan para santri yang tampak khusyu’ mendengar dan dimeriahkan penampilan para santri antara lain: tari dan puisi santri TPA Darunnajah binaan Ustadzah Sri Purwati, Ustadzah Nuriyah dan Ustadzah Tresna Amaliya, Operet Santri TERISAM (Teater Islam Santri Militan), Qosidah Santriwati dan Nasyid Islam Da’i Nada. Kegiatan khitanan massal dimaksud terselenggara dengan baik atas kerja sama Pesantren Darunnajah Cipining dengan beberapa donatur seperti: AMCF, Pemda Kabupaten Bogor, BAZIZ Kabupaten Bogor, Telkom Jakarta Pusat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, IKPDC, Wali Arief Wira Darmawan, Ibu Nur Laila, Donatur Via Ustadz Sunardi dan iuran dari santri Darunnajah. Sebagaimana harapan Bapak Pimpinan Pesantren dan tentunya kita semua, semoga acara khitanan massal ini dapat diselenggarakan secara rutin serta semakin diminati oleh masyarakat. Semarak Lebaran Haji , Darunnajah Santuni 1.047 Fakir Miskin Patut disyukuri bahwa kegiatan sosial di Pesantren Darunnajah Cipining semakin mendapat perhatian dan partisipasi dari masyarakat. Seperti mencatat uraian da’i yang sering diiringi humor. Hadir pula pada acara tersebut Bapak Camat Cigudeg, Drs. Wawan Rukmawan dan Bapak Mudzofir S.Ag.Staff Pekapontren Departemen Agama Kab. Bogor. Pertemuan yang berakhir pada waktu dzuhur itu, juga terlihat dalam peringatan Hari Raya Idul Adha 1425 H/Jum’at, 21 Januari 2005. Perolehan binatang qurban yang diterima dan didistribusikan mengalami peningkatan 6 ekor kambing dan 3 ekor kerbau dari tahun sebelumnya, Dakwah dan Kemasyarakatan Sebagaimana dilaporkan Ketua Panitia, Ustadz Mukarrom Jufri menjelang pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Jami Darunnajah. Berikut adalah rincaiannya: No Asal Jml Ket 1 A. Fahmi 1ekor kambing Aqiqoh 2 Astreanto 1 ekor kambing Qurban 3 Kelas 2 AB 1 ekor kambing Sodaqoh 4 Kelas 4 AB 1 ekor kambing Sodaqoh 5 Kelas 5 AB 1 ekor kambing Sodaqoh 6 Kelas 6 AB 1 ekor kambing Sodaqoh 7 Dn Jakarta 1 ekor kambing Qurban 8 Masjid PLP 2 ekor kambing Qurban 9 Euis Nur F 1ekorkambing Qurban 10 Nur Hadi 1 ekor kambing Qurban 11 Minhar 1 ekor kambing Qurban 12 Fengki S SE. 1 ekor kambing Qurban 13 Rifal Kholifah 1 ekor kambing Aqiqoh 14 Femmy Tantya 1 ekor kambing Aqiqoh 15 Kemas F 1 ekor kambing Qurban 16 Farid Budiman 1 ekor kambing Qurban 17 Yuyu Yustika 1 ekor kambing Qurban 18 Afit Yuliyansyah 1 ekor kambing Qurban 19 Maniar 1 ekor kambing Qurban 20 Isnahadi N 1 ekor kambing Qurban 21 AMCF 1 ekor kambing Qurban 22 Kelas 3 B 1 ekor kambing Sodaqoh 23 A. Rosyid 2 ekor kambing Qurban 24 Jam’iyah At-turats 5 ekor kambing Qurban 25 Biro Usaha DNC 1 ekor kambing Zakat 26 Badarudin 1 ekor kambing Nadzar 27 Badarudin 3 ekor kerbau Nadzar Dengan demikian jumlah total hewan yang dipotong adalah 33 ekor kambing dan 3 ekor kerbau, dengan kategori: 22 ekor kambing yang diniatkan untuk Qurban, 6 ekor kambing Sodaqoh, 3 ekor kambing Aqiqoh, 1 ekor kambing Zakat, 1 ekor kambing dan 3 ekor kerbau Nadzar Setelah hewan-hewan tersebut dipotong, daging beserta tulangnya didistribusikan kepada kursng lrbih 1.047 warga Darunnajah dan sekitarnya, yaitu: 1. KampungCipining sebanyak 250 KK 2. Kampung Cibungur sebanyak 75 KK 3. Kampung Banar sebanyak 30 KK 4. Kampung Nanggung sebanyak 20 KK 5. Kampung Toge sebanyak 19 KK 6. Karyawan Pesantrensebanyak 50 Orang 7. Santri dan Guru sebanyak 540 Orang Disamping kegiatan pemotongan dan pendistribusian hewan qurban pada hari Raya Idul Adha dan syyamu tasyriq, 2 hari sebelumnya warga pesantren juga melaksanakan puasa sunnah tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan Arafah (9 Dzulhijjah). Gema takbir membahana di seluruh penjuru pesantren, dari malam hari hingga menjelang sholat Idul Adha bertindak sebagai khotib pada kesempatan tersebut adalah Ustadz Faruq Abshori, salah seorang guru senior asal Kadaung Rengasjajar Bogor dan imam sholatnya adalah Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining KH. Jamhari Abdul Jalal Lc. Pimpinan Pesantren beserta segenap panitia Idul Qurban 1425 H mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan pihak-pihak yang telah ikut membantu pelaksanaan acara tersebut diatas. Semoga amal baik mereka diterima oleh Allah SWT. Dan tahun depan Insya Allah akan lebih semarak lagi pelaksanaan Perayaan Hari Raya Idul Adha. Firman Allah: Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu sebuah sungai di surga. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah, sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus (QS. Al-Kautsar, 1-3) Dakwah dan Kemasyarakatan Majelis Ta’lim Darunnajah Awali Paket Wiridan ajlis Ta’lim Darunnajah M Cipining secara rutin mengadakan pengajian mingguan setiap hari Ahad. Bertindak sebagai pembina/nara sumber adalah K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lcdan beberapa guru Darunnajah Cipining. Guna memperluas cakrawala dan menambah pengalaman para peserta pengajian (anggota Majlis Ta’lim), secara berkala diadakan program rihlah (wisata ziarah). Dan dimulai pada tahun 2005 ini, program rihlah tersebut diperbaiki dan disempurnakan dari sisi manajemen, misi dan orientasinya. Penyempurnaan tersebut tercermin dalam nama wadah rihlah ini, yaitu “Wisata Rohni Islam Darunnajah” (disingkat WIRIDAN). Untuk tahap pertama, tepatnya pada hari Sabtu, 11 Juni 2005, kegiatan ini diikuti oleh 50 orang ibu Majlis Ta’lim Darunnajah, didampingi 2 pembimbing dari Darunnajah (Ust. Faruq Abshori dan Ust. Mustajab Anwar, S.Pd.I ) dan dua Pembimbing dari tokoh masyarakat (KH. Asep Faqih dari kampung Cipining dan KH. Shobri dari kampung Nanggung). Rombongan ini sebelumnya telah mendapat arahan dan do’a dari Pimpinan Pesantren Darunnajah KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. Tempat tujuan pertama adalah Pesantren Darurrahman, Bogor. Setibanya di lokasi kunjungan, mereka langsung mengadakan sholat dhuha, menyimak pengajian yang disampaikan oleh salah seorang Ustadz Senior Darurahman, Ust. Ismail, kemudian dilanjutkan dengan survei lokasi pesantren Darurahman yang diasuh oleh Ibu Hj. Konita Luthfiah, S.E. Selesai silaturrahmi dan menimba ilmu di Pesantren Darurahman, perjalanan diteruskan menuju Masjid Raya Bogor guna melaksanakan sholat dhuhur berjama’ah. Selama dalam perjalanan, para peserta WIRIDAN tersebut mendapat bimbingan dan wawasan keislaman yang disampaikan oleh para pembimbing. Di sisi lain, mereka juga diajak untuk banyak berdzikir dan mengamalkan pengetahuan yang telah mereka dapatkan selama mengikuti kegiatan majlis Ta’lim setiap Ahad pagi di Pesantren Darunnajah. Seusai sholat dhuhur, rombongan menuju ke Pondok Pesantren Darul Muttaqin Parung, Bogor yang notabene juga filial Darunnajah Jakarta. Pada pukul 14.30 WIB. Rombongan tiba di Pesantren tersebut dan langsung disambut oleh Pimpinan Pesantren, Drs. KH. Mad Roja Sukarta dalam sebuah pertemuan. Setelah sholat ashar berjama’ah, para peserta WIRIDAN perdana tersebut diajak melihat dari dekat lokasi pesantren yang tampak bersih dan elok. Dakwah dan Kemasyarakatan egiatan yang berlokasi di Hotel Lingga K Bandung tersebut, berlangsung selama hari, Senin-Jum’at, 6-10 Juni 2005. Di samping lomba ceramah/pidato yang “Dua Santri Aliyah ikuti Pembinaan Kader Juru Dakwah Propinsi Jawa Barat” Berbagai prestasi yang telah diraih para santri, memberi arti tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Bogor. Hal ini setidaknya nampak dari ditunjuknya Pesantren Darunnajah untuk mengikuti kegiatan Pembinaan Kader Juru Dakwah Tingkat Propinsi Jawa Barat. diikuti oleh 50 kontestan putra-putri, juga diisi materi-materi pembinaan kader juru dakwah, seperti: mengembangkan dakwah lisan, public speaking, pengembangan bahasa tabligh, retorika, pengelolaan materi dakwah, penyusunan naskah tabligh dan simulasi. Adapun para instruktur/tutor antara lain: Dr. KH. Zaenal Abidin, M.Ag, Drs. KH. Syukriadi Sambas, M.Si, Drs. Ahmad Sarbini, M.Ag, Drs. H. Didin Solahudin, MA, Agus Ahmad Safei, M.Ag dan Drs. Enjang As, M.Si. Delegasi Darunnajah untuk kegiatan tersebut adalah Utsman Utsmana (Santri kelas IV TMI), Sinta Komalasari (Santri kelas V TMI) dan Ust. Nasikhun Sugik (Staff Biro Dakwah) selaku pembimbing. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusdai Bandung bekerja sama dengan Bidang Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren (PK Pontren) Kanwil Depag Propinsi Jawa Barat. PT. Anwar Sierad Undang Dai Darunnajah Salah satu fungsi esensial pondok pesantren adalah sebagai lembaga dakwah yang bertanggung jawab terhadap kehidupan religius penghuni pesantren dan warga masyarakat sekitarnya. Pesantren Darunnajah Cipining, semenjak awal berdirinya telah memiliki concern terhadap kegiatan dakwah kemasyarakatan, antara lain melalui kegiatan ceramah Ramadhan pada acara Tarling (Tarawih Keliling), Praktik Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) bagi santri kelas VI TMI, Safari Dakwah (bagi santri MTs, SMP, MA), Khitanan Massal, Pembagian Dakwah dan Kemasyarakatan Daging Qurban, Buka puasa bersama, dan Majlis Ta’lim. Di sisi lain, pesantren juga berusaha membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan membentuk kelompok-kelompok Remaja Masjid dan mewajibkan santri senior untuk membantu mengajar Iqro’ di desa masing-masing. Di samping itu, pesantren juga memenuhi undangan ceramah yang berasal dari warga masyarakat, antara lain undangan dari PT. Anwar Sierad dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 2 April 2005. Dalam kesempatan tersebut, pesantren mengutus salah satu da’i terbaiknya, yaitu Ustadz Muhammad Muddatsir Sholihin, S.H.I. yang juga didampingi beberapa dewan guru. Beliau menyampaikan ceramah tentang urgensi ulama dalam kehidupan. Kegiatan ini mendapatkan perhatian dan sambutan baik dari hadirin yang notabene para karyawan PT. Anwar Sierad Cabang TCU kampung Tipar, Argapura Cigudeg Bogor. Staff Biro Dakwah Jumpa Tokoh Internasional Bertempat di ruang Anggrek, Istora Gelora Bung Karno, pada hari sabtu, 2 April 2005, berlangsung acara Launching Book & Jumpa Tokoh Internasional yang menghadirkan Guru Besar Emeritus Universitas King Saud Riyadh Arab Saudi, Prof. Dr. Muh. Musthofa Al A’zami. Beliau adalah penulis buku The History of The Qur’anic Text. Hadir dalam acara bedah buku yang membandingkan sejarah al Qur’an dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru tersebut, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai keynote speaker; Dr. KH. Ahsin Sakha Muhammad, SA., MAAl Hafidz, Purek I, IIQ Jakarta; Dr. KH. Muslih Abdul Karim, Dosen Pasca Sarjana UIN Jakarta; Prof. Dr. KH. Ali Musthofa Yakub, MA., Guru Besar IIQ dan moderator H. Syubah As, wartawan senior dan penulis yang juga mantan wali santri Darunnajah Cipining. Adapun dewan guru Darunnajah yang berkesempatan hadir dan mengikuti pertemuan dengan Syeikh kelahiran India tersebut adalah Ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom S. H. I. dan Ust. Afif Maghfuri. Kegiatan dimaksud merupakan salah satu rangkaian kegiatan penerbit Gema Insani Press dalam 4th Islamic Book Fair. Buku yang mendapat kata pengantar Prof. Dr. Muh. Kamal Hasan (Rektor UII Malaysia) itu menggunakan 285 referensi berbagai baasa dan telah diterjemahkan oleh 4 orang doktor Indonesia menjadi setebal 490 halaman. Usaha dan Penggalian Dana Peternakan Kambing Dan Kerbau Program Unggulan Biro Usaha Kegiatan perekonomian unggulan Pesantren Darunnajah Cipining adalah Pengembangan Sektor Jasa, Pertanian, Peternakan dan Perkebunan. Perjalanan usaha Pesantren selalu terus digalakkan untuk menopang keberlangsungan aset umat ini. Sektor usaha riil yang sudah berjalan dan cukup signifikan adalah Koperasi yang meliputi Wartel, Kantin, dan Waserda (Warung Serba Ada). Dibidang perikanan, Darunnajah Cipining memelihara ikan di waduk/bendungan seluas +/- 5.000 m2 dengan kedalaman antara 2 s.d. 3 m. Di sektor Darunnajah Cipining mencoba mendayagunakan lahan untuk penanaman akasia mangium, sengon (albasia/jinjing) dan tumpang sari dengan melibatkan masyarakat sekitar. Pada kurun waktu satu hingga dua tahun terakhir ini pesantren juga sedang menggalakkan (kembali) sektor peternakan kambing,kerbau dan ayam. Kambing Peternakan Kambing yang sedang dirintis kembali oleh Pesantren Darunnajah Cipining sejak bulan April tahun lalu mengalami perkembangan yang memuaskan, bahkan sudah mendapat kepercayaan dari pihak yayasan Darunnajah maupun dari luar seperti: Dinas Pendidikan, Direktorat Pendidikan luar. Direktorat Kepemudaan Ditjen Pendidkan Luar Sekolah Depdiknas berhasil memperoleh hbah kompetitif pendidikan life skill tingkat nasional. Sesuai dengan proposal yang diajukan, danalife skill ini dipergunakan untuk pemberdayaan pemuda sekitar pesantren dengan perintisan usaha ternak kambing. Pada tahap pertama kambing yang dibudidayakan berjumlah 84 ekor (yang dipelihara oleh masyarakat dengan sistem bagi hasil/paron) sekarang sudah berkembang menjadi 124 ekor kambing dalam kurun waktu + 12 bulan. Pada tahap kedua, pesantren manambah 163 ekor kambing. Jenis kamping yang dikembangkan adalah domba garut, karena lebih tahan terhadap penyakit, harga pasar relatif stabil, pemasarannya mudah dan perawatan juga mudah. Usaha dan Penggalian Dana ELC Dukung Kewirausahaan Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining PCipining. Terl;ebih lagi bila ada pihak yang bermaksud sebagai ilmu dan alih teknologi di bidang tersebut. (Cholil HN) ada tanggal 16-23 Mei 2005 Pesantren Darunnajah Cipining diundang untuk mengikuti kegiatan executive Leadership Course (ELC) di Puskidlat Pertanian dan Agribisns Terpadu Karya Nyata, Cinagara Bogor. Kursus ini sasarannya adalah para pengusaha pesantren, kiai, ustadz dan santri senior. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendukung program kewirausahaan dan pengenalan tentang pasar lelang berjangka di kalangan pesantren. Kursus ini merupakan kelanjutan dari Training og Trainers bidang industri dan Perdagangan yang diselenggarakan oleh Bada Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Deperindag pada bulan September 2004 di Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta. Pada Kegiatan yang mengambil lokasi di Pusdiklatmilik H. Bahrum AB ini Pesantren Darunnajah Cipining mengutus 7 orang fungsionarisnya yaitu: Trimo, S.Ag. (Ka. Biro Usaha), Romanto S.Pd.I (Ka. SMP Darunnajah), Saeful Hadi Scada, S.Pd.I (Mabikori), Amin Songgirin, S.H.I (Sekretaris Pesantren), Muhlisin, S.H.I (Biro Da’wah dan Kemasyarakatan), Isa Abdillah (Anggota Biro Usaha), Musta’in (Anggota Biro Da ‘wah dan Kemasyarakatan). Mereka bergabung dengan para peserta dari 42 pesantren lainnya yang secara keseluruhan berjumlah 81 orang. Adanya ELC dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya sektor perdagangan dan perindustrian sampai ke pelosok pedesaan. Dan saat ini untuk memperdagangkan komoditi yang berkualitas, masyarakat perlu mendapatkan pembinaan yang lebih intensif. Untuk itulah para pimpinan pesantren beserta jajarannya diharapkan mampu menjadi trainer dan motivator bagi masyarakat di lingkungannya. Sehingga kiprah pesantren dalam membangun ekonomi umat akan semakin terlihat nyata. Adapun ruang lingkup kegiatan ELC meliputi: kepemimpinan dan pengembangan potensi diri, kewirausahaan dan wawasan bisnis global, budidaya (tanaman, ternak, dan perikanan), manajemen usaha dan produksi, kunjungan kerja ke pelaku bisnis yang berhasil, dan spesialisasi/pendalaman materi. Pada season pendalaman materi, peserta hanya diperkenankan memilih salah satu bidang materi yang sudah ditentukan. Sehingga sepulang dari acara ELC peserta dapat mengembangkannya di pesantren masing-masing. Bertindak sebagai pengajar adalah beberapa pejabat Departemen Perdagangan, Pusdiklat Karya Nyata Cinagara, pakar manajemen bidang Usaha dan Penggalian Dana Diklat Kewirausahaan Dan Budidaya Ternak Kambing Domba Pesantren Se-jabotabek kewirausahaan, dan instansi terkait yang kompeten di bidangnya. Dan metode yang diterapkan dalam pelatihan tersebut adalah pengajaran Bklasikal (20%), praktik kerja kelompok dan rencana tindak lanjut (60%, dan diskusi kelompok (20%). (AR) iro usaha merupakan salah satu biro dari biro-biro yang ada di Pesantren Darunnajah Cipining yang khusus menangani usaha penggalian dana. Banyak usaha yang telah digalakkan oleh biro ini, salah satunya adalah proyek pemeliharaan kambing domba, bekerja sama dengan masyarakat sekitar dengan sistem bagi hasil. Untuk menunjang keberhasilan usaha dimaksud, diselenggarakanlah diklat kewirausahaan dan budidaya ternak kambing domba selama 3 (tiga) hari, dimulai dari tanggal 15-17 Januari 2005, diikuti oleh 45 peserta dari pesantren se -Jabotabek dan masyarakat sekitar sebagai mitra pesantren Darunnajah Cipining dalam pengembangan usaha ternak kambing domba. Diklat dilaksanakan secara direct method (Teori dan praktik lapangan), agar program lebih mengena dan langsung berefek bagi peserta. Dengan mendatangkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya juga kunjungan lapangan terhadap proyek­proyek serupa yang dinyatakan telah berhasil, yaitu: Peternakan pesantren Darul Falah Bogor, Balai Penelitian Ternak Ciawi Bogor, dan Peternakan Dompet Dhuafa, Lido Bogor. Berikut nama-nama nara sumber dan materi yang disajikan: Rumah Tangga Relokasi Dan Renovasi Asrama, Darunnajah Kian Mempesona Penampilan memang bukan yang utama, tapi perlu. Semboyan ini rupanya berpengaruh juga pada tata ruang dan lanskap asrama santri Darunnajah Cipining. Jika pada Wardan edisi lalu dicantumkan bahwa Biro Rumah Tangga (BRT) telah merenovasi beberapa unit gedung, maka pada beberapa bulan terakhir BRT kembali melaksanakan program-program kerumahtanggaannya, antara lain sebagai berikut: Relokasi Kantin Pelajar dan Pemasangan Keramik Demi memudahkan pelayanan dan optimalisasi pengadaan fasilitas, maka Kantin Pelajar yang menyediakan aneka kue basah dan lauk pauk, direlokasi ke komplek Dapur Umum (ruang makan). Sehingga bila para santri ingin lauk tambahan tidak perlu jauh-jauh lagi. Suasananya pun lebih nyaman karena saat ini lantai ruang makan santri sudah dipasang keramik. Taman Air Asrama Putri Dengan dibangunnya Taman Air, suasana asrama santri putri kini lebih terkesan asri dan rekreatif. Taman ini dilengkapi sarana olah raga (Badminton, Basket, dan lain-lain) selain sebagai tempat santai santri putri. Taman ini dikerjakan oleh 3 orang karyawan selesai dalam waktu 2 minggu pada bulan Mei lalu, bertujuan memberikan penyegaran bagi santriwati untuk melepas kepenatan seusai melakukan aktifitas penuh setiap Rumah Tangga harinya. minggu. Pengecatan Atap Masjid Utama Asrama Putra Kampus I Bulan April lalu alhamdulillah telah dapat diselesaikan pengecatan atap masjid jami’ Darunnajah. Pengecatan ini menghabiskan + 36 kg cat dan selesai dalam waktu 2 minggu dengan dikerjakan oleh 2 orang karyawan. Selain untuk memperindah masjid, pengecatan ini bertujuan untuk menjaga keawetan atap yang terbuat dari seng agar tidak karatan. Pembangunan Asrama TMI II Asrama santri TMI II yang selama + 5 tahun menggunakan ruang kelas dan fasilitas yang apa adanya, kini mulai dikerjakan pembangunan gedungnya. Gedung seluas 14 x 7 m itu rencananya selain sebagai asrama juga akan dilengkapi kamar pembimbing dan ruang tamu. Pembangunan asrama ini diharapkan dapat mendukung segala kegiatan dan program TMI II. Insya Allah proses pembangunan selesai pada akhir Juli mendatang. Pengecatan Asrama Setelah pengecatan Atap Masjid kini menyusul pengecatan asrama dan kelas. Dengan corak dan warna yang baru diharapkan para santri menemukan nuansa baru dalam beraktifitas di asrama sehingga mereka tidak jenuh dengan kondisi yang ada. Pengecatan asrama ini berlangsung selama + 2 Instalasi Penjernihan Air Kampus II Demi mencukupi kebutuhan air bersih guru keluarga dan para santri di kampus II, saat ini tengah berlangsung pembangunan Instalasi Penjernihan Air seluas 10 x 4 m. Rencananya pembangunan ini selesai pada akhir Juni Pengkaderan Darunnajah Cipining Tingkatkan Kualitas Kadernya Kepercayaan masyarakat kepada Pesantren Darunnajah Cipinng terus meningkat. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya permintaan dari masyarakat maupun lembaga pendidikan lain dengan dikirimi alumni Darunnajah Cipining dari kategori kader. eiring dengan semakin S meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan Pesantren Darunnajah, maka upaya untuk memberdayakan santri Ashabunnajah sebagai kader pesantrenpun terus di tingkatkan. Berbagai macam sistem pembinaan dilaksanakan agar kader pesantren tersebut mampu membawa Darunnajah untuk berkiprah di masyarakat, diantaranya dengan mengirimkan mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi ataupun mengikutsertakan mereka pada berbagai macam pelatihan. Pengiriman Kader ke Lembaga Mitra Pesantren Darunnajah 2 Cipining Setelah belajar di Pesantren Darunnajah 2 Cipining selama enam tahun, kader pesantren dirasakan masih sangat perlu untuk meningkatkan kompetensi pendidikan yang telah mereka peroleh. Dengan demikian, kader diharapkan dapat menjawab kebutuhan pesantren di masa mendatang. Maka Biro Pengkaderan mencanangkan program pengiriman kader ke pesantren/lembaga lain, diantaranya adalah ke Yayasan Tebar Iman Ciputat Tangerang pada bulan Maret 2005. Mereka yang dikirim, yaitu: Suryadi, M. Rizal, Entan Kotadah, dan Suzana Safarina. Keempat kader Darunnajah Cipining akan berada di sana selama 7 bulan untuk mengikuti kursus di bidang otomotif, menjahit, dan sebagainya. Selain itu pesantren juga mengirim 2 kadernya, yaitu Nur Hafidzoh dan Soraya ke Pesantren Al Qur’aniyah di Kendal Jawa Tengah guna mendalami ilmu Tahfizhul Qur’an. Sehingga nantinya dapat memperkuat kepengurusan Pesantren Tahfizhul Qur’an Darunnajah. Di sisi lain, juga dikirim beberapa kader untuk mengabdi dan membantu di bidang pendidikan dan pengajaran ke berbagai pesantren yang menjalin kerjasama dengan Darunnajah Cipining Lembaga-lembaga tersebut antara lain: Pesantren Al Fasiri di Riau, Pesantren Madinatunnajah Riau, dan masih banyak pesantren lainnya. Semua ini merupakan bukti bahwa eksistensi alumni kader pesantren Darunnajah sangat dibutuhkan masyarakat. Rekapitulasi Tingkat Pendidikan Kader Seiring dengan semakin bertambahnya usia Pesantren Darunnajah maka kematangan dalam pembinaan kader pesantren pun harus semakin ditingkatkan. Juga, mengingat perkembangan zaman semakin cepat dan kental dengan pengaruh budaya barat. Fenomena tersebut menuntut Pesantren Darunnajah untuk lebih Pengkaderan profesional dalam pembinaan kadernya. Dengan demikian diharapkan terbentuk kader-kader yang kapabel dan berdedikasi tinggi. Terhitung semenjak berdirinya Pesantren Darunnajah telah mampu menciptakan kader-kader yang siap pakai di bidangnya. Adapun rekapitulasi tingkat pendidikan kader pesantren sampai tahun 2005 sebagai berikut: 1. Marhalah I’dadiyah 11 orang 2. Kelas I MTs ­ 3. Kelas II MTs 1 orang 4. Kelas III MTs 2 orang 5. Kelas Takhassus 8 orang 6. Kelas I MA 1 orang 7. Kelas II MA 2 orang 8. Kelas III MA 5 orang 9. Proses Strata I 17 orang* 10. Strata I (S1) 12* orang * Kader yang kini berkhidmah di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining. Adapun sistem pembinaan para kader di pesantren ini dengan menggunakan beberapa metode penggemblengan, yaitu: pemberian tanggung jawab (penugasan di koperasi, kantin, peternakan, wartel, dll), Leadership dan Manajemen (dilibatkan dalam organisasi), Tahfizhul Qur’an (melatih hafalan), Forum ilmiah, Musyawarah Mingguan guna pembahasan program -program pengkaderan, dan lain sebagainya. Dengan berbagai upaya dan pola pembinaan di atas diharapkan dapat tercipta kader-kader yang berkualitas tinggi sehingga mampu berkiprah di masyarakat di masa mendatang. Segenap Redaksi WARDAN mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Alumni Angkatan XII Pesantren Darunnajah Cipining Tahun 2005 Kilasan Berita Tour Guru Keluarga ke Taman Safari Untuk mengisi liburan semester gasal tahun pelajaran 2004-2005, Pesantren Darunnajah Cipining mengadakan perjalanan wisata ke Taman Safari, Ciawi, Bogor bagi guru keluarga pesantren, dengan jumlah 120 orang, terdiri dari 62 orang pasang suami istri dan 58 lainnya putra-putri mereka. Kegiatan tour yang diprakarsai oleh Pimpinan Pesantren ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar sesama guru keluarga, sehingga tidak terjadi kesenjangan antara mereka. Kegiatan tersebut sangat dimeriahkan dengan canda-tawa putra putri mereka, kelucuan mewarnai kegiatan ini, serta tidak kalah menarik, berbagai permainan, perlombaan baik yang bersifat kelompok (se keluarga) ataupun individu dilaksanakan sehingga menjadikan suasana hidup walau pada saat itu cuaca mendung. MAHATMA Maju Sehat Bersama (Mahatma) merupakan wadah kegiatan baru di pesantren yang bergerak di bidang kebugaran dan kesehatan tubuh, mulai dibuka sejak setahun lalu. Warga Pesantren Darunnajah sangat antusias dengan kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Esa Imanuddin ini. Buktinya, dalam waktu yang relatif singkat Mahatma telah mempunyai anggota yang cukup banyak, dengan jumlah 82 orang (22 anggota dari Dewan Guru dan 60 peserta dari santriwati). Kegiatan olah nafas ini dirilis oleh pesantren untuk santriwati, sebagai kegiatan penunjang kesehatan dan kebugaran yang dirasa selama ini masih sangat minim dan memang tepat bagi mereka. Sedangkan santriwan, mereka lebih ditekankan pada latihan seni bela diri. Kegiatan ini tidak diikuti oleh santriwati dengan beberapa pertimbangan. Maka mahatma dirasa sangat tepat untuk kegiatan keputrian, karena selain tidak mengandung unsur kontak fisik yang dominan, juga dapat menjaga ketahanan tubuh. Sehingga tidak heran jika kegiatan Mahatma ini diwajibkan bagi seluruh santriwati. Kegiatan olah raga dengan motto semangat silaturahmi dan berdzikir ini, juga mempunyai fungsi untuk penyembuhan penyakit, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, sekaligus bisa sebagai perantara untuk menjaga diri jika sewaktu-waktu diperlukan. Selain pengaturan nafas para peserta Mahatma juga dianjurkan untuk terus berdzikir dalam setiap gerakan yang dilakukan. Dengan tujuan selalu mengingat Allah SWT. yang Maha Kuasa, agar terhindar dari perbuatan syirik dan maksiat. Sanlat Remaja Islam Depok Ditengah hiruk pikuknya kehidupan remaja yang semakin tidak karuan pada saat ini, Ustadz Imron Rosyadi S. Pd Kilasan Berita (Alumnus Angkatan Pertama TMI) Pesantren Darunnajah Cipining) beserta rombongan Remaja Islam Depok yang berjumlah 43 orang mengadakan kegiatan agama yang tertuang dalam wadah Pesantren Kilat (Sanlat). Pesantren kilat yang berlangsung tanggal 31 Desember 2004 sampai 2 Januari 2005 di Pesantren Darunnajah Cipining ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang mampu menjadi pemimpin dalam segala bidang berdasar kepada kepemimpinan Rasulullah SAW. Dalam kegiatan tersebut diisi juga tausiyah oleh Ustadz Ahmad Rosichin dengan materi Akhlak Rasulullah & Ustadz Romanto Pribadi S. Pd. I. dengan materi Kepemimpinan. Acara yang di bimbing oleh Ustadz Imron Rosyadi ini, selain menyajikan aneka kegiatan keagamaan juga diisi dengan kegiatan ekstra berupa Tadabbur Alam dengan harapan dapat menghilangkan kepenatan peserta sanlat yang sehari­harinya hidup di tengah kota. Pesantren kilat yang beranggotakan para remaja Islam Depok ini juga disemarakkan oleh penampilan Teater Islam Santri Militan (TERISAM) Darunnajah Cipinng pada acara Panggung Gembira sekaligus penutupan kegiatan tersebut. Kelas III DE adakan Tour ke Ciater dan Tangkuban Perahu Mengakhiri kegiatan belajar 2004­2005 siswi kelas III MTs Darunnajah mengadakan tour selama dua hari ke obyek wisata Ciater dan Gunung Tangkuban Perahu, Bandung, Jawa Barat. Acara tersebut dilaksanakan pasca Ujian Nasional MTs tepatnya pada tanggal 11 s/d 12 Juni 2005, dengan peserta kelas III-D, III-E dan tiga orang guru pendamping. Kegiatan yang bertujuan untuk menghilangkan kepenatan setelah sekian lama mereka menuntaskan serangkaian agenda sekolah dari Try Out sampai UN ini, diharapkan mampu mengembalikan semangat untuk kembali belajar khususnya bagi kelas III di tingkat Aliyah pada tahun pelajaran 2005-2006 yang akan datang, insya Allah. Tepat ketika sang surya di ufuk barat pada 12 Juni 2005 rombongan sampai kembali di pesantren ini dengan selamat, wajah mereka berseri setelah melepas kepenatan di Kota Kembang. Bantuan Departemen Agama RI Pesantren Darunnajah Cipining patut bersyukur karena telah mendapatkan bantuan dari Departemen Agama RI, berupa: 1.   Peralatan ICT System (Sistem Layanan Informasi) and Equipment for Private MA (Package II) dari Proyek Peningkatan Perguruan Agama Islam Tingkat Menengah Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. 2.   Mesin jahit 5 unit dan mesin obras 2 unit (Proyek Peningkatan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam) hal ini wujud dari realisasi Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar dan Pengembangan Tata Busana Tingkat Nasional. Pesantren berharap, bantuan tersebut dapat digunakan untuk peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan keterampilan santri. Kepala Biro Pengasuhan Ikuti Rapat Kepengasuhan di Bandung Di penghujung tahun pembejaran 2004-2005 ini, Kepala Biro Pengasuhan Santri Darunnajah Cipining, Ustadz Ahmad Rochikhin WS. telah mengikuti rapat kepengasuhan di Bandung. Acara ini diadakan di Hotel Lembah Kilasan Berita Sariater.Sebagai penyelenggaranya adalah Yayasan Darunnajah Jakarta. Peserta berjumlah 56 orang, terdiri dari pimpinan-pimpinan pesantren, kepala­kepala biro pengasuhan, dan staf lembaga-lembaga di bawah naungan Yayasan. Rapat berlangsung secara marathon selama tiga hari (17-19 Juni 2005). Adapun agenda acara yang dibahas dalam rapat tersebut adalah: pengarahan dari Pimpinan Pesantren Darunnajah Jakarta, rapat komisi, sidang pleno, dan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa obyek wisata, yaitu: pemandian air panas Ciater, Gunung Tangkuban Perahu, dan pusat perbelanjaan Cibaduyut. Para peserta merasa terhibur setelah mereka selalu berhadapan dengan kegiatan rutinitas di dalam rapat maupun di dalam pesantren. Rapat kali ini bertujuan untuk membahas ulang program kerja biro pengasuhan santri, sekaligus untuk penyamaan visi-misi kepengasuhan antar Pesantren Darunnajah Group, tentunya disesuaikan dengan kondisi yang berkembang di pesantren masing­masing. Sehingga Biro Pengasuhan Santri di tahun pembelajaran mendatang dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada para santrinya.(AR) Segenap Redaktur WARDAN Mengucapkan Selamat Dan Sukses “Sweet” Seventeenth Anniversary Pesantren Darunnajah Cipining 18 Juli 1988 – 18 Juli 2005 Semoga Semakin Maju dan Sukses Dalam Mengemban Amanat Umat Info IKPDC Mustaghfir Adakan Khaul 1 Tahun Almarhum Bustanil Arifin Pada tanggal 11 Mei 2005 bertempat di masjid jami’ Darunnajah, alumni angkatan XI (Mustaghfir) mengadakan Khaul untuk mengenang 1 tahun meninggalnya Bustanil Arifin. Serangkaian kegiatan dalam acara tersebut diawali dengan sambutan­sambutan oleh alumni yang tergabung dalam IKPDC untuk memberikan motivasi hubbul ma’had dan wawasan baik keagamaan maupun umum. hadir dalam acara ini alumni yang telah menyelesaikan S-1 di Universitas Al Azhar Kairo Mesir. Selanjutnya, pembacaan yasin dan tahlil, pembacaan kalimat toyyibah untuk mendoakan almarhum. Maksud dan tujuan acara ini adalah sebagai wahana untuk berkumpulnya alumni “back to our Beloved almamater” mengenang kembali Pesantren untuk berpijak menatap masa depan serta tentunya rasa persahabatan pertalian agama yang harus selalu dipupuk. Alumnus Angkatan ke-3 Adakan LDK di Darunnajah Cipining Salah satu nilai plus Pesantren Darunnajah Cipining adalah hubungan antara alumni dengan almamaternya tetap erat dan tidak terpisahkan. Hal ini terbukti dengan peran aktif alumni selama ini pada kegiatan-kegiatan kepesantrenan, seperti: pelaksanaan khitanan Massal, Pesantren Kilat, studi banding, buka puasa bersama dan lain lainnya yang selama ini merupakan kegiatan rutin. Mereka selalu berinovasi untuk mengadakan kegiatan di pesantren tercintanya. Semua ini merupakan indikasi bahwa ikatan alumni Pesantren Darunnajah Cipining benar-benar solid, dan dedikasi mereka terhadap almamater pantas dibanggakan. Tepatnya pada tanggal 15 dan 16 Juli 2005, insya Allah akan dilaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Pesantren Darunnajah Cipining. Kegiatan ini diadakan oleh Ikatan Remaja Musholla Al Ikhlas Kelurahan Petir Cipondoh Tangerang, Banten. Dan bertindak sebagai koordinator Panitia Penyelenggara adalah Ahmad Saikhu, S.Pd.I (alumni ke-3, Astradana). Semoga peran dan baktinya dapat dijadikan uswah hasanah bagi alumni lainnya. Tahni’ah dan Ta’ziyah Pernikahan Semoga pasangan pengantin yang baru saja membina rumah tangga beberapa waktu lalu diberkahi oleh Allah swt dan dijadikan sebagai keluarga yang sakinah, diliputi mawaddah dan rahmah. Beberapa orang dari keluarga besar Darunnajah Cipining yang menikah itu antara lain: 1. Bakri Aliyudin S.Ag. (Tenjo), alumnus TMI angkatan Kelima/1998, dengan Iis Isnawati di Tenjo, Bogor tanggal 18 Juni 2005. 2. Fariandy,  Bc.I.T. (Jakarta), alumnus TMI angkatan Pertama/1994, dengan ………………, di Jakarta, 29 Mei 2005. 3. Rusmiati  binti Jaiman (Cipining), alumnus tahun 2002, dengan Ade Kurniawan, di Cipining, 20 Mei 2005. Khitan Kita ucapkan selamat kepada para peserta Khitanan Massal angkatan ke-3, bertepatan dengan perngatan Maulid Nabi Muhammad saw, Ahad 1 Mei 2005. Salah satu dari mereka adalah ananda Fuad Abdillah, putra pertama Ustadz Purwanto, S.Ag. Semoga mereka tumbuh menjadi anak-anak shalih yang berbakti kepada kedua orangtua mereka, dan dapat berkhidmah dan bermanfaat bagi nusa, bangsa dan Agama. Amin … Wisuda/Kelulusan Kita pantas turut bersyukur dan bergembira atas telah seselainya Ustadz Drs. Muhammad Zakaria, MA dari program pascasarjana IIQ Jakarta (lulus sidang thesis S-2 bidang Konsentrasi Ulumul Qur’an dan Ulumul Hadits, dengan judul “Etika Bisnis Dalam Perspektif al-Qur’an: Sebuah Analisa Konseptual Ayat-Ayat al-Qur’an tentang Etika Bisnis”), pada tanggal 23 April 2005. Semoga ilmu yang telah diperolehnya dapat bermanfaat, baik bagi diri yang bersangkutan maupun bagi kepentingan da’wah Islamiyah. Amin … Meninggal Dunia “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”. Selama satu semester terakhir telah berpulang ke rahmatullah beberapa orang dari keluarga besar dan relasi Pesantren Darunnajah. Mereka antara lain sebagai berikut: 1.   K.H. Muntaha Al-Hafizh, Pengasuh Pesantren Al-Asy’ariyah Wonosobo Jawa Tengah, 29 Desember 2004. 2.   Nenek Hasanah, Temanggung Jawa Tengah, nenek Ustadz Muhammad Mufti, 1 Januari 2005. 3.Kiai Musyafa’ Mahfudz, S.Pd.I, Direktur KMI Pesantren Pabelan Magelang, Januari 2005. 4.   K.H. Abdul Mu’id, Guru senior Pondok Pesantren Pabelan Magelang, 10 Februari 2005. 5.   Bapak Ajun bin Bahit Al-Amri, paman Abdul Zaki (santri kelas V TMI), 18 Maret 2005. 6.   Ny. Ratna Mahayati binti R.A. Hernowo, Ibu Isa Rochim SH (alumnus angkatan ke-4), 23 Maret 2005. 7.   Bapak Asmat bin Abdul Manaf, ayah dari Jamaludin (alumni angkatan ke­3), 28 Maret 2005. 8.   Ny. Maesa Aziz, Ibu dari Fadli Nazwar santri kelas IV TMI. 9.   Bapak M. Johan, paman dari Ahmad Novi Sanjaya santri kelas II TMI. 10. Ananda Ahmad Zakki Zein, putra ke-3 Ustadz Faruq Abshori, Sabtu, 26 Februari 2005. 11. Ananda Samsul Bahri, siswa kelas II MA Darunnajah Cipining, Sabtu, 19 Februari 2005. Semoga ibadah dan amal shalih mereka diterima di sisi Allah swt, segala dosa mereka diampuni, dan dijadikan kubur mereka seperti taman surga. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan lahir batin dalam menghadapi musibah ini. Amin yaa Rabb al-‘alamin. Mustaghfir Adakan Khaul 1 Tahun Almarhum Bustamil Arifin Pada tanggal 11 Mei 2005 bertempat di masjid jami’ Darunnajah, alumni angkatan XI (Mustaghfir) mengadakan Khaul untuk mengenang 1 tahun meninggalnya Bustamil Arifin. Serangkaian kegiatan dalam acara tersebut diawali dengan sambutan­sambutan oleh alumni-alumni yang tergabung dalam IKPDC untuk memberikan motivasi hubbul ma’had dan wawasan baik keagamaan maupun umum. hadir dalam acara ini alumni yang telah menyelesaikan S-1 di Universitas Al Azhar Kairo Mesir. Selanjutnya, pembacaan yasin dan tahlil, pembacaan kalimat toyyibah untuk mendoakan almarhum. Maksud dan tujuan acara ini adalah sebagai wahana untuk berkumpulnya alumni “back to Village” mengenang kembali Pesantren untuk berpijak menatap masa depan serta tentunya rasa persahabatan pertalian agama yang harus selalu dipupuk. Alumnus Angkatan ke-3 Adakan LDK di Darunnajah Cipining Salah satu nilai plus Pesantren Darunnajah Cipining adalah hubungan antara alumni dengan almamaternya tetap erat dan tidak terpisahkan. Hal ini terbukti dengan peran aktif alumni selama ini pada kegiatan-kegiatan kepesantrenan, seperti: pelaksanaan khitanan Massal, Pesantren Kilat, Study banding, Buka puasa bersama dan lain lainnya yang selama ini merupakan kegiatan rutinitas. Mereka selalu berinovasi untuk mengadakan kegiatan di pesantren tercintanya. Semua ini merupakan indikasi bahwa ikatan alumni Pesantren Darunnajah Cipining benar­benar solid, dan dedikasi mereka terhadap almamater pantas dibanggakan. Tepatnya pada tanggal 1516 Juli 2005, insya Allah akan dilaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Pesantren Darunnajah Cipining. Kegiatan ini diadakan oleh Ikatan Remaja Musholla Al Ikhlas Kelurahan Petir Cipondoh Tangerang, Banten. Dan bertindak sebagai koordinator Panitia Penyelenggara adalah Ahmad Saikhu, S.Pd.I (alumni ke-3, Astradana). Semoga peran dan bhaktinya dapat dijadikan uswah hasanah bagi alumni lainnya. Warta Darunnajah Cipining (WARDAN) No. 23,Vol XVI Juni 2005 Tahun Pelajaran 2004-2005 Penerbit Pesantren Darunnajah Cipining Argapura Cigudeg Bogor Penanggung Jawab K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc Pemimpin Redaksi Romanto Pribadi, S.Pd.I Editor Muhammad Mufti Abdul Wakil Sekretaris Redaksi Anton Septiono, S.Pd.I Nur Shodiq Lay Out dan Design Grafis Sholeh Ibnu Ahmad Reporter Mukhlisin S.H.I, Nasikun, Muhammad Mustain, Asmari, Imam Ghozali Keuangan Arief Wardhani Dokumentasi dan Distribusi Amin Songgirin, S.H.I, Tresna Amalia Alamat Redaksi: Pesantren Darunnajah Cipining Argapura Kotak Pos 1 Jasinga Bogor 16670 Indonesia PENGANTAR REDAKSI 2 EDITORIAL 3 PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN TMI Peroleh SK Penyetaraan Tingkat SMUdari DepdiknasPembagian Rapor Semester GasalWisuda Santri Kelas VI, Hasil Perjuangan dan KetabahanBiro Pendidikan Buka TPA Darunnajah Lengkapi Fasilitas Pendidikan 1 5 6 10 11 PENGASUHAN SANTRI Silat Borong Emas di Popkab BogorMacan dan Mawar Kampus Raih Juaradi Jambcab Kabupaten BogorDua Santri Darunnajah Ikuti Asean Out BoundSantri Darunnajah Siap Berlomba dalam Bidang Dakwah dan Prestas 13 15 16 19 DAKWAH DAN KEMASYARAKATAN Peserta Khitanan Massalah Tahun 2005 Over TargetMajlis Taklim Darunnajah Awali Paket WIRIDANDua Santri Aliyah Ikuti PembinaanKader Dakwah Propinsi Jawa Barat 22 25 26 USAHA DAN PENGGALIAN DANA Peternakan Kambing dan KerbauELC Dukung KewirausahaanDiklat Kewirausahaan dan BudidayaTernak Kambing Domb Pesantren Se-Jabotabek 28 30 31 RUMAH TANGGA Relokasi dan Renovasi Asrama 32 PENGKADERAN Darunnajah CipininngTingkatkan Kualitas Kadernya 34 TAMU KITA Kunjungan dan Tamu Pesantren 36 KILASAN BERITA 37 WARTA IKPDC 40 Telp. +62251 470026 (hunting), Faks. +62251 470140 BERITA KELUARGA 41 E-Mail : trendarunnajah@yahoo.com Warta Darunnajah Cipining (WARDAN) No. 23,Vol XVI Juni 2005 Tahun Pelajaran 2004-2005 Penerbit Pesantren Darunnajah Cipining Argapura Cigudeg Bogor Penanggung Jawab K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc Pemimpin Redaksi Romanto Pribadi, S.Pd.I Editor Muhammad Mufti Abdul Wakil Sekretaris Redaksi Anton Septiono, S.Pd.I Nur Shodiq Lay Out dan Design Grafis Sholeh Ibnu Ahmad Reporter Mukhlisin S.H.I, Nasikun, Muhammad Mustain, Asmari, Imam Ghozali Keuangan Arief Wardhani Dokumentasi dan Distribusi Amin Songgirin, S.H.I, Tresna Amalia Alamat Redaksi: Pesantren Darunnajah Cipining Argapura Kotak Pos 1 Jasinga Bogor 16670 Indonesia PENGANTAR REDAKSI 2 EDITORIAL 3 PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN TMI Peroleh SK Penyetaraan Tingkat SMUdari DepdiknasPembagian Rapor Semester GasalWisuda Santri Kelas VI, Hasil Perjuangan dan KetabahanBiro Pendidikan Buka TPA Darunnajah Lengkapi Fasilitas Pendidikan 1 5 6 10 11 PENGASUHAN SANTRI Silat Borong Emas di Popkab BogorMacan dan Mawar Kampus Raih Juaradi Jambcab Kabupaten BogorDua Santri Darunnajah Ikuti Asean Out BoundSantri Darunnajah Siap Berlomba dalam Bidang Dakwah dan Prestas 13 15 16 19 DAKWAH DAN KEMASYARAKATAN Peserta Khitanan Massalah Tahun 2005 Over TargetMajlis Taklim Darunnajah Awali Paket WIRIDANDua Santri Aliyah Ikuti PembinaanKader Dakwah Propinsi Jawa Barat 22 25 26 USAHA DAN PENGGALIAN DANA Peternakan Kambing dan KerbauELC Dukung KewirausahaanDiklat Kewirausahaan dan BudidayaTernak Kambing Domb Pesantren Se-Jabotabek 28 30 31 RUMAH TANGGA Relokasi dan Renovasi Asrama 32 PENGKADERAN Darunnajah CipininngTingkatkan Kualitas Kadernya 34 TAMU KITA Kunjungan dan Tamu Pesantren 36 KILASAN BERITA 37 WARTA IKPDC 40 Telp. +62251 470026 (hunting), Faks. +62251 470140 BERITA KELUARGA 41 E-Mail : trendarunnajah@yahoo.com